Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Milad ke-5, BSI Aceh Perkuat Literasi Ekonomi Syariah untuk Insan Pers

Milad ke-5, BSI Aceh Perkuat Literasi Ekonomi Syariah untuk Insan Pers

Kamis, 12 Februari 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Kepala Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, dalam sambutannya di Media Gathering bertajuk pelatihan ekonomi syariah bagi wartawan dan kalangan media di Auditorium Landmark BSI Aceh, Green Building Lantai 8, Kamis (12/2/2026). [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dalam rangka Milad ke-5 PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk serta menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, BSI Regional Aceh menggelar Media Gathering bertajuk pelatihan ekonomi syariah bagi wartawan dan kalangan media.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (12/2/2026), di Auditorium Landmark BSI Aceh, Green Building Lantai 8.

Kepala Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, dalam sambutannya yang dilansir media dialeksis.com menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan bagian dari komitmen BSI untuk memperkuat literasi ekonomi syariah di Aceh melalui peran strategis media.

“Kegiatan Media Gathering ini kami selenggarakan sebagai wujud komitmen BSI Aceh untuk terus mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dengan insan pers. Kami menyadari sepenuhnya bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik, menyampaikan informasi yang akurat, serta mengedukasi masyarakat secara luas,” ujar Imsak.

Di hadapan puluhan jurnalis, Imsak memaparkan capaian kinerja BSI secara nasional sepanjang 2025 yang menunjukkan pertumbuhan dua digit berkelanjutan.

Per Desember 2025, total aset BSI secara nasional mencapai Rp456 triliun atau tumbuh 11,64 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Laba bersih tercatat sebesar Rp7,57 triliun, meningkat 8,02 persen yoy. Sementara itu, total pembiayaan mencapai Rp318 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) berada di angka Rp380 triliun. Tabungan tercatat sebesar Rp163 triliun dengan pertumbuhan 15,7 persen yoy.

“Alhamdulillah, saat ini total aset kami secara nasional berada di angka Rp456 triliun per Desember 2025. Laba bersih Rp7,57 triliun, total pembiayaan Rp318 triliun, dan DPK Rp380 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah terus meningkat,” jelasnya.

Menurut Imsak, pencapaian tersebut semakin mengukuhkan posisi BSI sebagai pilar utama ekonomi syariah nasional. Transformasi digital melalui aplikasi Beyond by BSI serta inovasi bullion bank turut menjadi penguat pertumbuhan perusahaan.

Secara regional, BSI Aceh juga mencatat kinerja impresif. Per Desember 2025, aset BSI Regional Aceh mencapai Rp25,3 triliun. Adapun DPK tercatat sebesar Rp20,7 triliun, sementara penyaluran pembiayaan mencapai Rp23,7 triliun.

Menariknya, angka pembiayaan tersebut melampaui total DPK yang dihimpun di Aceh. Artinya, seluruh dana masyarakat yang disimpan di BSI Aceh telah disalurkan kembali ke sektor riil dalam bentuk pembiayaan, bahkan ditambah dukungan dana dari luar daerah.

“Penyaluran pembiayaan kami sudah melebihi DPK yang terkumpul di Aceh. Jadi seluruh DPK masyarakat Aceh sudah kami salurkan kembali dalam bentuk pembiayaan. Bahkan, kami mengambil sekitar Rp4 triliun dari luar Provinsi Aceh untuk mendukung pembiayaan di sini,” ungkap Imsak.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi di Aceh cukup dinamis dan membutuhkan dukungan pembiayaan yang besar dari perbankan syariah.

Dalam konteks Aceh sebagai daerah dengan kekhususan penerapan syariat Islam, Imsak menilai potensi pengembangan ekonomi syariah sangat besar.

Dukungan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, organisasi profesi, hingga media menjadi kekuatan strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Di tengah perkembangan industri keuangan syariah yang semakin dinamis, literasi menjadi kunci utama. Karena itu, pada kesempatan ini kami menghadirkan sesi pelatihan ekonomi syariah bagi wartawan dan kalangan media,” tutupnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI