Minggu, 05 Juli 2026

Indepth

Wakaf Aceh: Kaya Aset, Miskin Manfaat?
Arn Kamis, 02 Juli 2026
DIALEKSIS.COM | Indepth - Di tanah Aceh yang menjadikan syariat Islam sebagai fondasi kehidupan sosial dan pemerintahan, wakaf sesungguhnya bukan sekadar amal jariyah. Ia adalah instrumen ekonomi umat yang diwariskan lintas generasi. Dari tanah sawah di pedalaman hingga lahan strategis di kawasan pesisir, dari masjid hingga lembaga pendidikan, aset wakaf tersebar hampir di seluruh wilayah Aceh. Namun di balik besarnya potensi tersebut, tersimpan satu pertanyaan penting: sudah sejauh mana wakaf menjadi kekuatan pembangunan daerah?

Dialetika

Blackout Sumatera: Bukan Hanya Gelap, Namun Akuntabilitas Padam
Arn Senin, 25 Mei 2026
DIALEKSIS.COM | Dialektika - Bagaikan sambaran petir disiang bolong, gelegarnya menyentak jantung. Sumatera gelap gulita tanpa aba-aba. Padamnya listrik kali ini mengejutkan. Selain tanpa pemberitahuan, dampaknya sangat besar pada sekitar 13,1 juta pelanggan.

Diaspora

WNI Ungkap Rasanya Diterjang Gelombang Panas Ekstrem di Jerman
Sabtu, 04 Juli 2026
DIALEKSIS.COM | Hamburg - Gelombang panas ekstrem (heatwave) terus menerjang sejumlah negara di Eropa sejak awal Juni 2026. Inggris, Prancis, hingga Jerman menjadi wilayah yang terdampak, dengan suhu tinggi yang memicu kerusakan infrastruktur hingga menelan korban jiwa.
  • Ini Cara Pemerintah Aceh Kembangkan Tanaman Nilam Hingga Jadi Komoditas Unggulan
    Liputankhusus | 3 tahun lalu
    Ini Cara Pemerintah Aceh Kembangkan Tanaman Nilam Hingga Jadi Komoditas Unggulan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Nilam merupakan salah satu komoditi unggulan di Aceh yang sangat bernilai ekonomi. Di Provinsi Aceh ada beberapa daerah yang mengembangkan komoditi nilam diantaranya Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Besar, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Aceh Timur dengan luas lahan mencapai 2140 hektare dan produksi minyak nilam sebanyak 460 ton/tahun serta menyerap tenaga kerja 5453 petani nilam.


  • Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Aceh, Sejauh ini Tepat Sasaran
    Liputankhusus | 3 tahun lalu
    Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Aceh, Sejauh ini Tepat Sasaran

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kadistanbun Aceh Ir. Cut Huzaimah., MP melalui Kabid. Perbenihan, Produksi dan Perlindungan Perkebunan, Fakhrurrazi, SP., M.Sc memyampaikan, bahwa pengelolaan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) sejauh ini transparan dan tepat sasaran.

  • Kelompok Tani Program Gepeuaman Harus Tercatat dalam SK Bupati
    Liputankhusus | 3 tahun lalu
    Kelompok Tani Program Gepeuaman Harus Tercatat dalam SK Bupati

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengembangan pertanian di Indonesia tak terkecuali Aceh dihadapkan pada berbagai masalah, dan salah satunya adalah kualitas tanah yang umumnya masih rendah.

    Untuk mengatasi hal itu, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Selasa (14/9/2021) lalu, meluncurkan Gerakan Peningkatan Produktivitas Lahan Sawah Pra Tanam (Gepeuaman) di Gampong Jumphoih Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

  • Keunggulan Program Gepeuaman Hingga Meningkatnya Hasil Panen
    Liputankhusus | 3 tahun lalu
    Keunggulan Program Gepeuaman Hingga Meningkatnya Hasil Panen

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Safrizal SP MPA, menjelaskan, Gerakan Peningkatan Produktivitas Lahan Sawah Pra Tanam (Gepeuaman) dengan cara mengolah sawah menggunakan bahan organik seperti jerami, selain menaikkan tingkat kesuburan lahan, juga bisa menghemat biaya produksi sebesar 30-40 persen dan meningkatkan produksi padi.

  • Implementasi Program Gepeuaman Distanbun Aceh di Keumala Pidie
    Liputankhusus | 3 tahun lalu
    Implementasi Program Gepeuaman Distanbun Aceh di Keumala Pidie

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Guru Besar IPB University, Iswandi Anas Chaniago mengungkapkan bahwa 72 persen dari tanah-tanah pertanian di Indonesia saat ini sedang sakit karena kekurangan bahan organik.

    Menurut dia, kondisi tersebut disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia yang masih sangat tinggi.

dishes