Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Survei Muda Bicara ID, Muzakir Manaf Masuk 5 Besar Gubernur Terbaik Versi Anak Muda

Survei Muda Bicara ID, Muzakir Manaf Masuk 5 Besar Gubernur Terbaik Versi Anak Muda

Jum`at, 01 Mei 2026 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

10 kepala daerah dengan kinerja terbaik di mata generasi muda menurut Lembaga riset Muda Bicara ID. [Foto: Dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Lembaga riset Muda Bicara ID merilis hasil survei nasional kuartal pertama (Q1) 2026 yang menempatkan sejumlah kepala daerah dengan kinerja terbaik di mata generasi muda.

Dalam daftar tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf berhasil menembus lima besar, bersanding dengan sejumlah nama besar dari berbagai provinsi di Indonesia.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada periode 1-31 Maret 2026, posisi pertama ditempati oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dengan capaian 18,50 persen.

Ia dinilai sebagai figur dengan kinerja paling menonjol menurut responden anak muda, meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinannya di daerah kepulauan tersebut.

Di posisi kedua, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperoleh 17,30 persen. Sebagai pemimpin ibu kota, kebijakan yang diambilnya -- mulai dari transportasi publik hingga tata kota -- menjadi sorotan nasional dan banyak diperbincangkan, termasuk oleh generasi muda.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan 17,10 persen. Ia dikenal memiliki gaya komunikasi yang autentik dan dekat dengan masyarakat. Pendekatan langsung ke warga hingga aktivitasnya di media sosial dinilai membuatnya populer dan relevan di kalangan anak muda.

Posisi keempat diisi oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan 15,00 persen. Kepemimpinannya yang stabil, konsisten, serta berakar kuat pada nilai budaya menjadikannya sosok yang dihormati lintas generasi, terlebih Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar dan pusat kebudayaan.

Adapun posisi kelima ditempati oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dengan perolehan 7,20 persen. Dalam survei ini, anak muda menilai kepemimpinannya sebagai simbol rekonsiliasi dan stabilitas daerah pascakonflik.

Selain itu, latar belakang sejarah yang kuat serta perannya dalam pemulihan bencana di Aceh dinilai menjadi faktor penting yang membentuk persepsi positif terhadapnya.

Sementara itu, posisi enam hingga sepuluh diisi oleh sejumlah gubernur lainnya, yakni Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (7,00 persen), Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah (6,29 persen), Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution (3,10 persen), Gubernur Bali I Wayan Koster (2,40 persen), serta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (1,29 persen). Sementara itu, gubernur lainnya secara kolektif memperoleh 5,1 persen.

Survei ini melibatkan 800 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Selain mengukur tingkat kepuasan terhadap kinerja kepala daerah, penelitian ini juga menggali pandangan anak muda terkait berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan publik, kondisi ekonomi, hingga persoalan kesehatan mental.

Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi generasi muda tidak hanya dipengaruhi oleh program kerja konkret, tetapi juga oleh gaya komunikasi, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan pemimpin dalam menghadirkan stabilitas dan harapan di daerahnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI