Kamis, 04 Juni 2026
Beranda / Pemerintahan / Silaturahmi dengan Wartawan, Bupati TRK Jelaskan Investasi Rp200 Triliun untuk Kemajuan Daerah

Silaturahmi dengan Wartawan, Bupati TRK Jelaskan Investasi Rp200 Triliun untuk Kemajuan Daerah

Rabu, 03 Juni 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan (TRK), kembali menegaskan rencana investasi senilai Rp200 triliun di Kecamatan Beutong Ateuh bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, saat pertemuan silaturahmi bersama wartawan di Anjungan Pendopo Bupati, Selasa (2/6/2026). [Foto: Rizwan/serambinews.com]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Bupati Nagan Raya, TR Keumangan (TRK), kembali menegaskan rencana investasi senilai Rp200 triliun di Kecamatan Beutong Ateuh bertujuan untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut TRK, investasi yang akan digarap oleh dua investor pada sektor pertambangan tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan mempercepat pembangunan di Nagan Raya.

"Investasi yang akan dilakukan untuk kemajuan Nagan Raya. Mari kita dukung demi kemajuan Nagan Raya," kata TRK saat pertemuan silaturahmi bersama wartawan di Anjungan Pendopo Bupati, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan yang dirangkai dengan halal bihalal Iduladha 1447 Hijriah itu turut dihadiri Plt Sekda Nagan Raya Hizbulwatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arafik Karim, serta sejumlah pimpinan organisasi wartawan.

TRK mengatakan kehadiran investasi akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk menciptakan peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Di sisi lain, ia menyesalkan munculnya berbagai informasi yang dinilai menyesatkan terkait rencana investasi tersebut. Menurutnya, ada pihak-pihak dari luar Nagan Raya yang sengaja menggiring opini negatif dan menyebarkan isu yang tidak benar.

"Ini ada spanduk beredar di luar Nagan Raya. Mereka melakukan itu karena tidak mau Nagan Raya berkembang," ujarnya.

TRK menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen mendukung investasi yang dinilai dapat memperkuat pembangunan daerah. Ia bahkan berharap investasi tersebut dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi tudingan bahwa dirinya menjual kawasan Beutong Ateuh kepada investor, TRK membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan seluruh proses investasi tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan wilayah.

Menurutnya, investasi yang direncanakan saat ini berbeda dengan proposal investasi sebelumnya yang pernah ditolak karena berpotensi mengganggu permukiman warga dan situs sejarah.

TRK menyebut investasi yang sedang dipersiapkan telah disertai sejumlah ketentuan, termasuk lokasi kegiatan yang berjarak sekitar lima kilometer dari kawasan permukiman penduduk.

"Investasi kali ini berbeda. Ada dibuatkan dalam aturan bahwa lokasinya lima kilometer dari permukiman penduduk dan sejumlah aturan lainnya," kata TRK. [Serambi Indonesia]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI