Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Sekda Aceh Laporkan Perkembangan Pemerintahan kepada Gubernur Mualem

Sekda Aceh Laporkan Perkembangan Pemerintahan kepada Gubernur Mualem

Kamis, 05 Februari 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Sekda Provinsi Aceh, Muhammad Nasir Syamaun. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Suasana hangat mewarnai pertemuan khusus antara Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem dengan Sekda Provinsi Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, di Sahid Hotel pada malam 4 Februari 2026.  Pertemuan itu terjadi di kamar khusus Mualem, saat itu Sekda Aceh bersama Sofyan Dawood.  Hal itu tersajikan dari foto yang Dialeksis peroleh secara eksklusif, karena pertimbangan privasi redaksi tidak menayangkannya. 

Informasi itu selanjutnya Dialeksis, Kamis (5/2/2026) menghubungi, Sekda Muhammad Nasir. Dirinya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian komunikasi rutin yang wajib dijalankan seorang Sekda memberi laporan mutakhir dan menjelaskan perkembangan tata kelola pemerintahan serta percepatan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Aceh.

“Pertemuan ini rutin; kapan dan di mana pun, saya berkewajiban melaporkan perkembangan tata kelola dan langkah-langkah strategis kepada Gubernur agar pelaksanaan program berjalan cepat dan tepat sasaran,” kata Sekda Nasir kepada Dialeksis.

Dalam laporan itu, Sekda memaparkan berbagai langkah strategis yang tengah dijalankan untuk mempercepat realisasi visi-misi pemerintahan, termasuk percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana. Selain itu, pertemuan sengaja dirancang untuk merespons isu-isu aktual yang berpotensi memengaruhi stabilitas pemerintahan.

Sekda menegaskan pentingnya pemulihan yang tepat waktu dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terdampak sebagai prioritas utama. “Fokus kami adalah memastikan proses rehab rekon berjalan cepat, terkoordinasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan ini juga menekankan penguatan koordinasi dan komunikasi lintas sektor agar seluruh program pembangunan berjalan sinergis. Menurut Sekda, koordinasi yang baik antara eksekutif, legislatif, dan instansi teknis menjadi kunci percepatan capaian program.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Mualem memberikan arahan dan apresiasi atas peran serta fungsi Sekda dalam mendorong progres pemerintahan Aceh. Apresiasi itu disampaikan atas capaian-capaian yang telah diraih dalam pelaksanaan program strategis, baik yang berskala nasional maupun lokal.

Selain evaluasi program, Sekda Nasir mengungkapkan Gubernur juga meminta sejumlah langkah konkret agar proses pemerintahan lebih efektif. Arahan itu meliputi peningkatan koordinasi dengan DPRA agar pembahasan APBA 2026 dapat segera diselesaikan; mempercepat komunikasi dengan BKN untuk percepatan proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT); serta meminta agar SKPA yang menangani clastering penanganan bencana hidrometeorologi bekerja tanpa henti dan menyusun langkah-langkah efektif pemanfaatan APBA untuk penanggulangan bencana di Aceh.

Sekda menyatakan akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat mekanisme koordinasi dan memastikan seluruh unit kerja segera merumuskan langkah operasional.

“Kami akan intensifkan komunikasi dengan DPRA dan BKN, serta memastikan SKPA terkait bekerja kontinu agar APBA dan program penanggulangan bencana bisa dimanfaatkan secara optimal,” Tutup Nasir Sekda Aceh.


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI