Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Lindungi Peternak, Kementan Perkuat Standar Vaksin PMK

Lindungi Peternak, Kementan Perkuat Standar Vaksin PMK

Sabtu, 28 Maret 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri
Ilustrasi Vaksin PMK. [Foto: Antara Foto/Ampelsa]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sistem verifikasi vaksin hewan guna melindungi usaha peternak rakyat dan meningkatkan efektivitas pengendalian penyakit ternak, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku.

Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Hendra Wibawa, menegaskan bahwa kualitas vaksin menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pengendalian penyakit di lapangan.

“Pemilihan vaksin tidak bisa sembarangan. Harus dipastikan aman, efektif, dan sesuai dengan kondisi lapangan serta strain virus yang beredar,” ujar Hendra dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (28/3/2026).

Ia menambahkan, pemerintah terus memperkuat sistem evaluasi dan pengawasan agar vaksin yang digunakan benar-benar memiliki mutu terjamin.

“Vaksin harus stabil, teruji, dan mampu memberikan kekebalan maksimal bagi ternak,” katanya.

Aspek penting lainnya seperti keamanan, efektivitas terhadap strain virus, hingga stabilitas dan masa simpan vaksin menjadi perhatian utama. Hal ini penting agar vaksin tidak hanya tersedia, tetapi juga benar-benar bekerja di lapangan.

Kementan turut melibatkan unit teknis seperti Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya dan Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan di Gunung Sindur dalam penguatan kapasitas produksi dan pengujian vaksin.

Bagi peternak, kebijakan ini berdampak langsung. Vaksin yang tepat dapat menekan risiko kematian ternak, menjaga produktivitas, serta mengurangi kerugian ekonomi. Selain itu, peningkatan standar vaksin juga diyakini mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk peternakan Indonesia, baik di dalam negeri maupun ekspor.

Melalui penguatan sistem verifikasi ini, pemerintah optimistis pengendalian PMK dan penyakit hewan lainnya akan semakin efektif, sehingga usaha peternakan tetap aman, produktif, dan berkelanjutan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI