Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Gas Hilirisasi Ayam! Pemerintah Kejar Stabilitas Harga dan Pasokan

Gas Hilirisasi Ayam! Pemerintah Kejar Stabilitas Harga dan Pasokan

Jum`at, 27 Maret 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Pemerintah mempercepat realisasi program hilirisasi ayam terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di sektor perunggasan. [Foto: dok. Kementan]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah mempercepat realisasi program hilirisasi ayam terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di sektor perunggasan. Langkah ini juga ditujukan untuk memberikan kepastian usaha bagi peternak rakyat dan pelaku industri.

Percepatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam rapat terbatas pada 25 Maret 2026, yang menekankan pentingnya akselerasi program hilirisasi di berbagai sektor. Menindaklanjuti hal itu, Kementerian Pertanian langsung menggelar evaluasi dan percepatan implementasi program di Jakarta.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan. 

“Yang kita butuhkan sekarang adalah progres nyata di lapangan, mulai dari kandang, rumah potong unggas, sampai pabrik pakan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan adalah membangun ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini difokuskan di lima wilayah prioritas dengan mencakup penyediaan bibit, budidaya, pakan, hingga distribusi hasil produksi.

Menurutnya, integrasi ini menjadi solusi atas persoalan klasik industri perunggasan seperti fluktuasi harga dan terbatasnya akses pasar. Dengan sistem terhubung, hasil peternak diharapkan bisa terserap lebih stabil.

“Kalau ada kendala teknis yang bisa diselesaikan, langsung eksekusi. Jangan menunggu,” tegas Agung.

Dari sisi pelaku usaha, PT Berdikari menyatakan kesiapan untuk mempercepat implementasi proyek. Direktur Keuangan & SDM Berdikari, Kaspiyah, mengatakan pihaknya saat ini menjalankan berbagai proses secara paralel. 

“Kami siapkan perizinan, mitra, hingga kesiapan teknis agar proyek bisa langsung jalan saat disetujui,” katanya.

Hal senada disampaikan PTPN III yang siap mendukung penyediaan lahan. Infrastruktur yang disiapkan mencakup kandang, pabrik pakan, hingga industri pengolahan.

Bagi peternak, program ini dinilai membawa sejumlah keuntungan, mulai dari kepastian serapan hasil, efisiensi biaya produksi, hingga akses terhadap teknologi dan manajemen modern. Sementara bagi industri, hilirisasi membuka peluang investasi dan meningkatkan daya saing.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun, menekankan pentingnya percepatan realisasi. “Tidak cukup perencanaan, harus ada pembangunan fisik dan operasional agar manfaatnya cepat dirasakan,” ujarnya.

Pemerintah optimistis, percepatan hilirisasi ayam ini akan berdampak langsung pada peningkatan produksi, stabilitas harga, serta kesejahteraan peternak dalam jangka panjang. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI