Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Menpora: Muaythai Dinilai Berpotensi Jadi Industri Olahraga

Menpora: Muaythai Dinilai Berpotensi Jadi Industri Olahraga

Sabtu, 11 April 2026 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia (MI) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).[Foto: Fajar/kemenpora.go.id]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia di Hotel Bidakara, Jumat (10/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menpora menilai kepemimpinan Ketua Umum Muaythai Indonesia, LaNyalla Mahmud Mattalitti, telah memberikan arah yang jelas bagi kemajuan muaythai nasional. Ia menegaskan bahwa cabang olahraga ini memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari industri olahraga dan sport tourism.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak LaNyalla, muaythai bisa berkembang lebih luas, dari pembinaan hingga industri, serta memberi kontribusi bagi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Erick.

Ia menambahkan, penguatan pembinaan atlet sejak akar rumput perlu berjalan seiring dengan pengembangan industri olahraga yang terintegrasi. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk meniru kesuksesan negara lain dalam menjadikan muaythai sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan pariwisata olahraga.

Menpora juga mengapresiasi Rakernas sebagai forum strategis untuk evaluasi dan penyusunan langkah ke depan. “Keseimbangan antara prestasi dan industri harus terus dijaga agar keduanya dapat berkembang bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia, LaNyalla, menegaskan komitmen organisasinya dalam meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet. Ia juga membuka secara transparan dinamika internal yang tengah berlangsung di tubuh organisasi.

Ke depan, Muaythai Indonesia akan fokus menjalankan agenda strategis tahun 2026, termasuk partisipasi dalam Pekan Olahraga Beladiri di Sulawesi Utara, penyelenggaraan Kejuaraan Nasional, serta persiapan menuju SEA Games 2027.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, serta Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI