Kamis, 06 Agustus 2026
Beranda / Berita / Nasional / Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional Digelar 10 Agustus 2026, Kemenag Buka Pendaftaran

Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional Digelar 10 Agustus 2026, Kemenag Buka Pendaftaran

Rabu, 05 Agustus 2026 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid) akan digelar pada 10 Agustus 2026. Pembukaan giat ini akan dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional (Geber Masjid) akan digelar pada 10 Agustus 2026. Pembukaan giat ini akan dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Geber Masjid menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pendataan, segera daftar melalui: Pendaftaran Gerakan Bersih-bersih Masjid 2026. Kemenag siapkan sertifikat.

Pada hari pertama dibuka pendaftaran, sudah ada 611 masjid yang didaftarkan, terbanyak di Provinsi Jawa Timur (297). Data ini akan terus bertambah sampai dengan pelaksanaan Geber Masjid pada 10 Agustus 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan gerakan ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan rumah ibadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial.

"Menindaklanjuti arahan Menteri Agama Bapak Nasaruddin Umar, Ditjen Bimas Islam melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) secara nasional pada 10 Agustus 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya kita memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan aksi nyata menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat," ujar Abu Rokhmad saat membuka Sosialisasi Geber Masjid nasional secara daring di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Ia menambahkan, gerakan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan bersih-bersih semata, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan masjid secara berkelanjutan. Karena itu, pelaksanaannya akan melibatkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, pengurus masjid, hingga masyarakat luas.

"Kami berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama dalam merawat masjid. Masjid yang bersih dan nyaman akan membuat jamaah semakin khusyuk beribadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan," lanjut Abu Rokhmad.

Melalui Geber Masjid, Kementerian Agama menargetkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan masjid, terwujudnya ruang ibadah yang aman, sehat, dan nyaman, berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai, serta semakin kuatnya kolaborasi antara Kementerian Agama, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga rumah ibadah.

Gerakan ini juga mendorong penerapan praktik ramah lingkungan di lingkungan masjid melalui pemilahan sampah organik dan anorganik, penghijauan kawasan masjid, serta penghematan penggunaan air dan energi listrik sebagai bagian dari pengelolaan masjid yang berkelanjutan.

Kick Off Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional akan berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 08.00–11.30 WIB di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah nyata Kementerian Agama dalam menghadirkan masjid yang bersih, asri, nyaman, dan semakin berdampak bagi masyarakat. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI