DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Pertamina (Persero) sedang mempersiapkan Satgas Ramadan Idulfitri 1447 Hijriah, di mana Pertamina akan memperkuat layanan, keandalan sarana dan fasilitas, serta perencanaan yang matang.
"Keberhasilan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan menjadi barometer Pertamina dalam mempersiapkan Satgas Ramadan Idulfitri 1447 Hijriah," ucap Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius yang dilansir pada Minggu (18/1/2026).
Simon menjelaskan, terdapat tiga faktor kunci yang mendukung kesuksesan pelaksanaan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pertama, kesiapan infrastruktur dan logistik energi yang terbukti mampu mengantisipasi lonjakan permintaan energi. Kedua, pemantauan atau monitoring harian, sebagai acuan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Serta, ketiga, koordinasi lintas fungsi dan lintas subholding untuk mencapai kelancaran Satgas.
"Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi awal untuk menghadapi tantangan mempersiapkan Satgas Ramadan dan Idulfitri 1447 H yang akan segera berlangsung. Momen Ramadan dan Idulfitri diperkirakan lebih intens, di mana biasanya terjadi lonjakan kebutuhan energi, mobilitas masyarakat juga lebih masif, serta kompleksitas yang meningkat secara nasional," jelasnya.
Untuk itu, dia mengungkapkan, Pertamina akan melakukan persiapan lebih dini untuk merencanakan Satgas Ramadan dan Idulfitri. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat layanan dan pasokan, memastikan keandalan sarana dan fasilitas, serta memastikan monitoring digital dan sistem analisa untuk pengelolaan data.
“Pertamina akan terus hadir dalam memastikan energi tersedia, aman dan berkelanjutan, dengan satu komitmen yakni melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Simon. [*]