DIALEKSIS.COM | Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga keselamatan masyarakat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Langkah yang disiapkan meliputi Operasi Zebra, pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum (ramp check), pengecekan infrastruktur jalan dan kawasan wisata, hingga penerapan rekayasa lalu lintas.
Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Selasa (27/10/2026).
Aries mengatakan, Operasi Zebra akan menjadi salah satu upaya memastikan kesiapan pengemudi dan kendaraan sebelum periode libur akhir tahun. Pemeriksaan kelaikan kendaraan turut dilakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat yang menggunakan angkutan umum.
“Pada saat pelaksanaan Operasi Zebra, kita (Korlantas Polri) akan melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan-kendaraan karena nanti kendaraan angkutan umum ini menjadi salah satu sarana transportasi yang diminati masyarakat,” ujarnya.
Selain kendaraan, Korlantas Polri akan memeriksa kondisi infrastruktur dan kesiapan destinasi wisata. Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di lokasi wisata populer yang belum memiliki akses jalan memadai.
Faktor cuaca juga menjadi perhatian. Potensi banjir dan tanah longsor yang dapat mengganggu atau memutus akses perjalanan akan diantisipasi sejak dini.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dan contraflow, terutama di jalur arteri menuju kawasan wisata.
“Data dari kami bahwa kegiatan rekayasa manajemen lalu lintas seperti one way, contraflow itu banyak malah terjadi di ruas-ruas arteri, terutama ruas-ruas arteri yang menuju lokasi wisata,” kata Aries.
Melalui koordinasi lintas sektor sejak awal, Korlantas Polri berharap penyelenggaraan angkutan Nataru berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman.
“Fokus kita adalah bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. [*]