Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Mualem Soroti Arah Baru Bank Aceh, Digital Jadi Kunci

Mualem Soroti Arah Baru Bank Aceh, Digital Jadi Kunci

Selasa, 14 April 2026 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Gubernur Aceh Muzakir Manaf memimpin RUPS Bank Aceh Syariah bersama bupati/wali kota se-Aceh, di Pendopo Gubernur Aceh, Senin (13/05/2026). Foto: for Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menekankan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan dan transformasi digital dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (13/4/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Muzakir Manaf menyebut RUPS sebagai forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus menetapkan arah kebijakan perusahaan ke depan. Ia menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban Tahun Buku 2025 harus mencerminkan profesionalitas dan integritas dalam pengelolaan bank daerah tersebut.

Menurutnya, Bank Aceh Syariah memegang peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.



Selain evaluasi kinerja, RUPS juga membahas Rencana Bisnis Bank periode 2026 - 2028. Gubernur menilai agenda ini sangat krusial di tengah dinamika global dan pesatnya perkembangan digitalisasi. Ia mendorong agar Bank Aceh Syariah menyusun strategi yang adaptif dan visioner, termasuk memperkuat layanan berbasis digital serta memperluas pembiayaan ke sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Transformasi digital harus terus diperkuat agar layanan semakin mudah diakses masyarakat, namun tetap mengedepankan keamanan data dan dana nasabah,” ujar Muzakir Manaf.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, berharap Bank Aceh Syariah terus tumbuh sebagai lembaga keuangan yang sehat, kuat, dan terpercaya. Hal itu dapat dicapai melalui sinergi antarpemangku kepentingan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang optimal.

Ia juga berharap RUPS tersebut dapat menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan Bank Aceh Syariah dan pembangunan ekonomi daerah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas, jajaran dewan komisaris dan direksi, serta para pemegang saham yang terdiri dari bupati dan wali kota se-Aceh.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI