Selasa, 19 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Korea Utara Bersiap Ungkap Rencana Modernisasi Nuklir Usai Uji Rudal

Korea Utara Bersiap Ungkap Rencana Modernisasi Nuklir Usai Uji Rudal

Rabu, 28 Januari 2026 19:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) dan putrinya Kim Ju Ae (kanan) sedang memeriksa uji tembak sistem peluncur roket kaliber besar yang telah diperbarui, di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara pada 27 Januari 2026 [Foto: KCNA via KNS/AFP]


DIALEKSIS.COM | Pyonyang - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan mengungkap rencana untuk memperkuat kekuatan nuklir negara itu pada pertemuan partai yang berkuasa mendatang, menurut laporan media pemerintah.

Laporan dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Rabu (28/1/2026) itu muncul sehari setelah Kim mengawasi serangkaian uji coba rudal terbaru yang telah mengguncang kawasan tersebut. Kim telah memerintahkan "perluasan" dan modernisasi produksi rudal negara itu.

Rincian, yang menurut Kim akan membawa "penderitaan mental yang sangat menyakitkan" bagi musuh-musuhnya, diperkirakan akan dirilis pada kongres Partai Komunis kesembilan yang akan datang, yang dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa minggu mendatang.

Pada pertemuan tersebut, yang merupakan pertemuan pertama sejak tahun 2021, partai yang berkuasa akan mengungkap rencana pembangunan lima tahun untuk pertahanan dan ekonomi.

Kim menggambarkan uji tembak sistem peluncur roket multi-laras kaliber besar pada hari Selasa sebagai "sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis kita" dan mengatakan bahwa hal itu menunjukkan sistem senjata tersebut dapat digunakan untuk "serangan spesifik," lapor KCNA.

Rudal yang ditembakkan "mengenai sasaran" di perairan dengan jarak 358,5 km (222,7 mil), kata pemimpin Korea Utara itu.

Rudal-rudal tersebut ditembakkan ke arah Laut Jepang, yang juga dikenal sebagai Laut Timur. Dua di antaranya mendarat di luar Zona Ekonomi Eksklusif Korea Utara, lapor kantor berita negara Jepang Jiji Press, mengutip sumber Kementerian Pertahanan.

Militer Korea Selatan melaporkan bahwa mereka mendeteksi beberapa rudal balistik jarak pendek yang diluncurkan dari utara dari Pyongyang menuju Laut Jepang.

“Hasil dan signifikansi uji coba ini akan menjadi sumber penderitaan mental yang luar biasa dan ancaman serius bagi kekuatan yang mencoba memprovokasi konfrontasi militer dengan kita,” kata Kim.

Para analis mengatakan kepada kantor berita Yonhap Korea Selatan bahwa “sistem penerbangan berpemandu presisi yang dikendalikan sendiri” yang disebutkan oleh Kim mungkin menunjukkan sistem navigasi baru yang digunakan untuk membantu senjata tersebut mengatasi gangguan sistem penentuan posisi global (GPS).

Foto-foto menunjukkan putri Kim, Kim Ju Ae, menemaninya ke uji coba tersebut, bersama dengan Kim Jong-sik, wakil direktur departemen pertama komite pusat partai, dan Jang Chang-ha, kepala Administrasi Rudal, lapor Yonhap.

Meskipun mengakui bahwa pengembangan sistem peluncur roket “tidak berjalan mulus”, Kim mengatakan uji coba tersebut “sangat signifikan dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis kita”. [News Agencies/Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI