DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyambut positif langkah revitalisasi organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Selatan melalui pembentukan kepengurusan sementara sebagai upaya mengaktifkan kembali organisasi kemanusiaan tersebut setelah beberapa tahun mengalami kevakuman.
Pembentukan kepengurusan sementara ini menjadi langkah awal dalam melakukan konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Aceh Selatan yang direncanakan berlangsung dalam waktu 60 hari ke depan guna memilih kepengurusan definitif.
Dalam susunan kepengurusan sementara, T. Ibrahim dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Aceh Selatan, sementara Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, ditunjuk sebagai Plt. Wakil Ketua PMI Aceh Selatan.
Plt. Ketua PMI Aceh Selatan, T. Ibrahim, menyampaikan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen. Dalam masa transisi ini, pihaknya akan fokus melakukan pembenahan organisasi, pendataan kepengurusan, memperkuat koordinasi dengan PMI Provinsi Aceh, serta mempersiapkan pelaksanaan Muskab secara demokratis dan transparan.
“Kami akan bekerja secara maksimal untuk mengaktifkan kembali PMI Aceh Selatan sehingga dapat menjalankan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, menegaskan komitmennya dalam mendukung proses revitalisasi PMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
Menurutnya, keberadaan PMI memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat, hingga kegiatan donor darah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kami berharap PMI Aceh Selatan dapat kembali bangkit menjadi organisasi yang kuat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah, para relawan, serta seluruh elemen masyarakat, PMI diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan secara optimal,” ujar Wakil Bupati.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap proses konsolidasi yang sedang berlangsung dapat berjalan lancar sehingga pelaksanaan Muskab dapat menghasilkan kepengurusan definitif yang mampu membawa PMI Aceh Selatan menjadi organisasi kemanusiaan yang lebih aktif, tangguh, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. [m]