DIALEKSIS.COM | Sabang - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Tgk. Muchtar Andhika, imam Masjid Al-Falah Sabang, mengingatkan masyarakat agar berbagai kegiatan perlombaan dalam memeriahkan hari kemerdekaan tetap dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
Menurutnya, mengadakan berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan merupakan hal yang baik selama kegiatan tersebut memberikan manfaat, mempererat silaturahmi, serta tidak bertentangan dengan syariat Islam.
“Lomba boleh, memeriahkan kemerdekaan juga boleh. Tetapi jangan sampai karena ingin bersenang-senang, kita melakukan sesuatu yang mengundang murka Allah SWT,” ujar Tgk. Muchtar Andhika, Rabu (12/8/2026).
Ia mengingatkan agar panitia maupun peserta tetap memperhatikan batasan-batasan dalam Islam, termasuk menjaga aurat, adab pergaulan antara laki-laki dan perempuan, tidak meninggalkan kewajiban salat, serta menghindari hiburan atau perlombaan yang mengandung unsur maksiat dan kemudaratan.
“Jangan sampai kegiatan yang awalnya untuk menyambut hari kemerdekaan justru menjadi sebab kita lalai dari kewajiban kepada Allah. Kemerdekaan hendaknya kita syukuri dengan kegiatan yang positif, mendidik, dan membawa keberkahan,” katanya.
Tgk. Muchtar juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan momentum 17 Agustus sebagai kesempatan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Semoga kemeriahan 17 Agustus bukan hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga menjadi amal kebaikan dan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan,” tutupnya. [*]