Jum`at, 24 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Akses Pendidikan dan Riset Terapan Diperluas, UTU Matangkan Action Plan 9 Pilar Strategi

Akses Pendidikan dan Riset Terapan Diperluas, UTU Matangkan Action Plan 9 Pilar Strategi

Kamis, 23 Juli 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Foto: dok UTU


DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Universitas Teuku Umar (UTU) merancang skema perluasan akses pendidikan tinggi berkualitas dan percepatan pemanfaatan riset terapan guna menjawab tantangan pembangunan di Aceh serta tingkat nasional. 

Langkah operasional tersebut ditandai dengan digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Action Plan 9 Pilar Strategi Pencapaian UTU Gemilang di Ruang Rapat Senat Kampus UTU, Meulaboh, pada Kamis (23/7/2026).

Inisiatif yang digagas oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., ini difokuskan pada pembenahan mendasar yang hasilnya dirasakan langsung oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat luas. Diskusi terfokus ini merumuskan peta jalan yang mencakup peningkatan mutu akademik, perluasan riset terapan, program internasionalisasi, modernisasi tata kelola kelembagaan, percepatan transformasi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Forum strategis ini mengintegrasikan pandangan lintas generasi kepemimpinan dan praktisi guna menghadirkan ekosistem kampus yang transparan, akuntabel, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan publik. Hadir secara langsung Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., jajaran pimpinan universitas, Tim Task Force UTU Gemilang, para dekan, ketua lembaga, serta perwakilan dosen. Pembahasan turut diperkuat oleh pendampingan teknis dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh serta masukan dari Bupati Aceh Barat Periode 2012–2017 Dr. (HC) H. Teuku Alaidinsyah, dan Rektor UTU Periode 2014-2018 serta 2018-2022 Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA.

Pelibatan pimpinan pendahulu dan tokoh daerah tersebut dijadikan dasar evaluasi agar skema kerja yang dirancang mampu menyelesaikan tantangan aktual di lapangan. Beberapa isu utama yang disasar meliputi kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, relevansi inovasi berbasis potensi lokal, hingga digitalisasi layanan kampus yang lebih efisien.

Dalam pembukaan acara, Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyampaikan arah kebijakan penyusunan dokumen kerja agar seluruh gagasan yang terhimpun dapat diimplementasikan secara terukur di seluruh unit kerja.

"Melalui forum ini kita ingin menghimpun berbagai pandangan, pengalaman, dan gagasan terbaik dari seluruh tim yang hadir hari ini. Action Plan yang disusun tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi pedoman kerja yang terukur dalam mewujudkan UTU Gemilang sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan memberikan dampak," ujar Prof. Nyak Amir.

Seluruh masukan substantif yang terhimpun dalam FGD selanjutnya diolah oleh Tim Task Force untuk mematangkan Indikator Kinerja Utama (IKU). Pendekatan ini memastikan setiap pilar memiliki parameter pencapaian yang jelas, realistis, serta berorientasi pada hasil nyata yang dapat dievaluasi secara berkala.

Saat menutup rangkaian pembahasan, Prof. Nyak Amir menekankan pentingnya konsistensi eksekusi atas dokumen yang telah disepakati bersama agar manfaatnya menjangkau cakupan yang lebih luas.

"Saya berharap Action Plan 9 Pilar Strategi Pencapaian UTU Gemilang ini menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika dan para mitra untuk membawa Universitas Teuku Umar semakin maju, semakin adaptif terhadap perubahan, serta mampu melahirkan inovasi dan sumber daya manusia unggul yang memberikan manfaat bagi Aceh, Indonesia, bahkan dunia," tutup Prof. Nyak Amir.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI