Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Harapan LIRA Aceh Tenggara: Pemberantasan Narkoba Berada di Tangan Kapolres AKBP Yulendri
    Berita | 1 tahun lalu
    Harapan LIRA Aceh Tenggara: Pemberantasan Narkoba Berada di Tangan Kapolres AKBP Yulendri

    DIALEKSIS.COM | Kutacane - "Fakta di lapangan menunjukkan Aceh Tenggara masih menjadi surga bagi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ironisnya, penegakan hukum hanya menyentuh pemakai dan pengedar kecil, sementara pemasok dan bandar besar seolah tak tersentuh hukum," tegas M. Saleh Selian, aktivis LIRA Aceh Tenggara, dalam keterangannya.

  • Berikut Info Terkini: Pelarian Massal Napi di Lapas Kelas II B Kutacane
    Aceh | 1 tahun lalu
    Berikut Info Terkini: Pelarian Massal Napi di Lapas Kelas II B Kutacane

    DIALEKSIS.COM | Aceh Tenggara - Menjelang waktu berbuka puasa pada Senin sore, Lapas Kelas II B Kutacane dikejutkan oleh aksi pelarian massal. Pada pukul 18.15 WIB, puluhan narapidana memanfaatkan kelalaian petugas lapas dalam persiapan buka puasa untuk melakukan pelarian dengan menerobos pintu utama, memanjat tembok, dan bahkan melarikan diri melalui atap seng.

  • Lanjutan Proyek Jalan Pedalaman Ketol Aceh Tengah Diduga Gunakan Material ilegal
    Aceh | 2 tahun lalu
    Lanjutan Proyek Jalan Pedalaman Ketol Aceh Tengah Diduga Gunakan Material ilegal

    DIALEKSIS.COM | Takengon - Proyek fisik lanjutan pembangunan jalan di pedalaman Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah diduga menggunakan material ilegal. Proyek jalan sumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2023 tersebut terletak di Kampung Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Pemakaian material ilegal tersebut diduga menyalahi prosedur dan ketentuan untuk pengerjaan proyek yang didanai pemerintah. 

  • lira anjlok, Erdogan Pecat Kepala Bank Sentral
    Dunia | 5 tahun lalu
    lira anjlok, Erdogan Pecat Kepala Bank Sentral

    DIALEKSIS.COM - Turki di ambang krisis setelah lira sedang menuju aksi jual terbesar dalam tiga tahun terakhir. Pemecatan tiga Gubernur Bank Sentral dalam dua tahun, yang dilakukan Presiden Recep Tayyip Erdogan, membuat investor cemas.