Selasa, 19 Mei 2026
Beranda / /

  • Kasus Campak Melonjak, Bangladesh Akui Kekurangan Vaksin
    Dunia | 1 bulan lalu
    Kasus Campak Melonjak, Bangladesh Akui Kekurangan Vaksin

    DIALEKSIS.COM | Dhaka - Pemerintah Bangladesh melaporkan sedikitnya 98 anak meninggal dunia akibat dugaan campak dalam tiga pekan terakhir, berdasarkan data resmi yang dirilis otoritas kesehatan. Lonjakan kasus ini mendorong pemerintah meningkatkan upaya vaksinasi, terutama di ibu kota Dhaka dan wilayah terdampak lainnya.

  • Aceh Barat Masih Kekurangan 16 Dokter di Puskesmas
    Aceh | 2 tahun lalu
    Aceh Barat Masih Kekurangan 16 Dokter di Puskesmas

    DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat menyebutkan kekurangan tenaga dokter sebanyak 16 orang untuk ditempatkan di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupaten setempat.

  • UNRWA: Kekurangan Gizi Akut Meningkat di Kalangan Anak-anak Gaza
    Dunia | 2 tahun lalu
    UNRWA: Kekurangan Gizi Akut Meningkat di Kalangan Anak-anak Gaza

    DIALEKSIS.COM | Palestina - Badan bantuan utama PBB yang beroperasi di Gaza mengatakan bahwa kekurangan gizi akut semakin meningkat di wilayah utara Palestina ketika Israel bersiap mengirim delegasi ke Qatar untuk melakukan perundingan gencatan senjata baru mengenai kesepakatan penyanderaan dengan Hamas.

  • Keamanan Nasional Prancis Terancam Karena Aksi Mogok, Exxonmobil Hadapi Denda
    Dunia | 3 tahun lalu
    Keamanan Nasional Prancis Terancam Karena Aksi Mogok, Exxonmobil Hadapi Denda

    DIALEKSIS.COM | Dunia - Pemerintah Prancis telah memerintahkan staf di kilang ExxonMobil untuk kembali bekerja, mengambil tindakan luar biasa setelah pemogokan selama berminggu-minggu menyebabkan kekurangan bahan bakar, dengan pengemudi mengantre bermil-mil untuk mengisi ulang tangki mereka.


  • Perdana Menteri Ranil: Ekonomi Sri Lanka Benar-benar Runtuh
    Dunia | 3 tahun lalu
    Perdana Menteri Ranil: Ekonomi Sri Lanka Benar-benar Runtuh

    DIALEKSIS.COM | Kolombo - Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan, ekonomi Sri Lanka telah benar-benar runtuh, ketika negara yang dilanda krisis menghadapi situasi makin mengerikan yang telah membuat jutaan orang berjuang dengan kekurangan bahan bakar, listrik dan makanan.