Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • KUHP Baru Dinilai Berpotensi Ancam Kebebasan Pers
    Polkum | 3 bulan lalu
    KUHP Baru Dinilai Berpotensi Ancam Kebebasan Pers

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 kembali menuai sorotan publik. Sejumlah pasal dinilai berpotensi mengancam kebebasan pers dan kerja jurnalistik, terutama pasal-pasal yang berkaitan dengan penghinaan, penyiaran informasi, serta ketertiban umum.

  • MK Pertegas Perlindungan Wartawan, Sengketa Pers Tak Bisa Langsung Dipidanakan
    Nasional | 3 bulan lalu
    MK Pertegas Perlindungan Wartawan, Sengketa Pers Tak Bisa Langsung Dipidanakan

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang diajukan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum). Putusan tersebut menegaskan bahwa wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik tidak dapat langsung diseret ke proses pidana atau perdata tanpa lebih dulu menempuh mekanisme penyelesaian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

  • Ketika Fakta Tak Boleh Dibungkam
    Tajuk | 4 bulan lalu
    Ketika Fakta Tak Boleh Dibungkam

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Bencana alam selalu menghadirkan dua wajah sekaligus. Di satu sisi, ia adalah peristiwa kemanusiaan yang menuntut empati, kehadiran negara, dan kerja cepat lintas sektor. Di sisi lain, bencana kerap membuka tabir persoalan struktural: tata kelola yang lemah, respons yang lamban, hingga distribusi bantuan yang timpang. Di titik inilah peran pers menjadi krusial—bukan sekadar sebagai penyampai kabar, melainkan sebagai penjaga nurani publik.

  • Pernyataan KASAD dan Seskab Dinilai Ancam Kebebasan Pers, AJI dan PWI Aceh Angkat Suara
    Nasional | 4 bulan lalu
    Pernyataan KASAD dan Seskab Dinilai Ancam Kebebasan Pers, AJI dan PWI Aceh Angkat Suara

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menuai kritik dari kalangan jurnalis, organisasi pers, dan akademisi. Kedua pejabat tersebut dinilai menyampaikan pernyataan yang berpotensi membatasi kebebasan pers dan mengancam kerja jurnalistik, terutama dalam peliputan kebijakan pemerintah dan penanganan bencana.

  • PWI Aceh: Pemerintah Jangan Bungkam Fakta Bencana
    Aceh | 4 bulan lalu
    PWI Aceh: Pemerintah Jangan Bungkam Fakta Bencana

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh meminta pemerintah pusat agar tidak membatasi atau mengekang kebebasan pers dalam memberitakan dampak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Media, kata PWI Aceh, memiliki kewajiban menyampaikan fakta yang terjadi di lapangan demi kepentingan masyarakat, khususnya para korban bencana.

  • Pemerintah Ancam Kebebasan Pers dalam Liputan Bencana
    Polkum | 4 bulan lalu
    Pemerintah Ancam Kebebasan Pers dalam Liputan Bencana

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pada bencana banjir di tiga provinsi, Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengeluarkan pernyataan agar media tidak memberitakan kekurangan pemerintah. Sementara itu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meminta media fokus pada berita positif dan tidak menggiring opini seolah pemerintah tidak bekerja. 

  • Korban HAM di Aceh Desak Presiden Prabowo Tunaikan Janji Pemulihan
    Polkum | 6 bulan lalu
    Korban HAM di Aceh Desak Presiden Prabowo Tunaikan Janji Pemulihan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Desakan untuk menuntaskan pemulihan hak-hak korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Aceh kembali menggema. Para korban dan aktivis HAM mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh agar tidak menunda lagi penyelesaian yang sudah terlalu lama tertunda.

  • AMSI Awards 2025: Apresiasi untuk Inovasi dan Transformasi Media Siber Indonesia
    Nasional | 6 bulan lalu
    AMSI Awards 2025: Apresiasi untuk Inovasi dan Transformasi Media Siber Indonesia

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Memasuki usia kedelapan, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) terus menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi media digital di Tanah Air. Melalui ajang AMSI Awards 2025, AMSI memberikan apresiasi kepada media siber yang menunjukkan praktik terbaik dan inovasi berkelanjutan di tengah tantangan era disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan.

  • Muttaqin: AI Bisa Jadi Sahabat, Tapi Juga Ancaman
    Gayahidup | 6 bulan lalu
    Muttaqin: AI Bisa Jadi Sahabat, Tapi Juga Ancaman

    DIALEKSIS.COM | Langsa - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang begitu cepat membawa manfaat besar bagi kehidupan manusia, namun juga menyimpan potensi risiko yang tidak bisa diabaikan. Menyikapi fenomena ini, Dosen Teknologi Informasi Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND), Muttaqin, S.T., M.Cs, menekankan pentingnya mitigasi yang komprehensif agar teknologi AI tidak menimbulkan dampak buruk bagi penggunanya.



  • AMSI: Ada Ancaman AI Terhadap Eksistensi Media
    Nasional | 6 bulan lalu
    AMSI: Ada Ancaman AI Terhadap Eksistensi Media

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya membawa risiko disrupsi bagi industri media, namun juga membuka peluang bisnis dan inovasi baru.


  • Nepal Hentikan Blokir Media Sosial setelah Protes Berdarah, 19 Orang Tewas
    Dunia | 8 bulan lalu
    Nepal Hentikan Blokir Media Sosial setelah Protes Berdarah, 19 Orang Tewas

    DIALEKSIS.COM | Nepal - Tindakan keras Nepal terhadap perusahaan media sosial, yang memicu protes dan menewaskan sedikitnya 19 orang oleh polisi, merupakan bagian dari penurunan kebebasan internet selama bertahun-tahun di seluruh dunia, karena bahkan negara-negara demokrasi pun berupaya membatasi kebebasan berbicara daring.

  • Harvard University: Benteng Kebebasan Akademik di Tengah Tekanan Politik
    Berita | 11 bulan lalu
    Harvard University: Benteng Kebebasan Akademik di Tengah Tekanan Politik

    DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Harvard University kembali menjadi sorotan dunia akademik atas keteguhannya mempertahankan prinsip kebebasan akademik, meski dihadapkan pada tekanan politik dari mantan Presiden AS Donald Trump. Komitmen ini diapresiasi oleh Teuku Kemal Fasya, Dosen FISIP Universitas Malikussaleh, yang menilai Harvard sebagai contoh ideal kampus yang "tidak ciut oleh kekuasaan".

  • Menteri HAM Usulkan Pembentukan UU Kebebasan Beragama, MPU Aceh: Tidak Perlu
    Aceh | 1 tahun lalu
    Menteri HAM Usulkan Pembentukan UU Kebebasan Beragama, MPU Aceh: Tidak Perlu

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Undang-Undang atau UU Kebebasan Beragama. Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Faisal Ali alias Lem Faisal, menilai usulan Undang-Undang Kebebasan Beragama tidak diperlukan. 

  • Pejuang Disabilitas Aceh: Pilkada Damai Dimulai dari Kebebasan Memilih Tanpa Intimidasi
    Aceh | 1 tahun lalu
    Pejuang Disabilitas Aceh: Pilkada Damai Dimulai dari Kebebasan Memilih Tanpa Intimidasi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Erlin Marlinda, seorang pejuang hak disabilitas di Aceh sekaligus Program Manager di Children and Youth Disabilities for Change (CYDC) Aceh mengatakan bahwa Pilkada damai harus dimulai dari awal hingga hari pencoblosan, tanpa intimidasi atau tekanan terhadap para pemilih, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

« 1 2 3 »