Kamis, 13 Agustus 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Mengenal Dirham Aceh, Mata Uang Emas yang Jadi Jejak Kejayaan Kesultanan

Mengenal Dirham Aceh, Mata Uang Emas yang Jadi Jejak Kejayaan Kesultanan

Rabu, 12 Agustus 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Dirham Aceh. [Foto: dok. Museum Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dirham menjadi salah satu jejak sejarah penting dalam perjalanan perdagangan di Aceh. Mata uang emas ini telah dikenal sejak masa Kerajaan Samudera Pasai hingga Kesultanan Aceh Darussalam.

Pada masanya, dirham digunakan sebagai alat tukar dalam aktivitas perdagangan dan perekonomian. Keberadaan mata uang tersebut turut menggambarkan posisi Aceh sebagai salah satu pusat perdagangan penting di kawasan Asia Tenggara.

Koin dirham Aceh memiliki ciri khas berupa tulisan Arab yang tertera pada kedua sisinya. Salah satu bagian biasanya memuat nama sultan atau penguasa yang memerintahkan pencetakan koin. Sisi lainnya mencantumkan gelar atau keterangan mengenai otoritas penguasa.

Tulisan dan simbol pada dirham membuat koin tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai alat transaksi. Setiap keping juga menyimpan informasi mengenai kondisi politik, ekonomi, hingga kebudayaan Aceh pada masa lampau.

Jejak sejarah itu kini dapat dilihat dalam koleksi dirham yang dipamerkan di lantai dua Ruang Pameran Tetap Museum Aceh. Koleksi tersebut menjadi bagian dari warisan numismatik yang menggambarkan perkembangan dan kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam.

Karena ukuran dirham yang relatif kecil, Museum Aceh menyediakan lensa pembesar bagi pengunjung. Alat bantu tersebut memungkinkan detail tulisan, ukiran, dan karakteristik pada permukaan koin terlihat lebih jelas.

Dengan fasilitas itu, pengunjung tidak hanya dapat melihat bentuk fisik dirham, tetapi juga menelusuri informasi sejarah yang tersimpan dalam setiap keping mata uang emas tersebut. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI