Sabtu, 19 September 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Musda Demokrat Aceh Usai, Nurdiansyah: Saatnya Konsolidasi dan Rapatkan Barisan

Musda Demokrat Aceh Usai, Nurdiansyah: Saatnya Konsolidasi dan Rapatkan Barisan

Sabtu, 19 September 2026 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Politisi Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


‎DIALEKSIS.COM | ‎Banda Aceh - Politisi Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta, menyatakan menghormati keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menetapkan Dr. Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031.

‎Nurdiansyah mengatakan sejak awal dirinya telah berkomitmen menerima dan menghormati apa pun keputusan yang diambil oleh Ketua Umum Partai Demokrat terkait hasil Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Aceh.

‎‎“Saya menghormati keputusan Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang telah menetapkan Saudara Dr. Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031,” kata Nurdiansyah Alasta kepada Dialeksis, Jumat (18/9/2026).

‎Ia mengakui dalam setiap proses politik terdapat harapan dan dinamika yang berkembang. Namun, menurutnya, setelah keputusan ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat, maka seluruh proses tersebut harus dianggap selesai.

‎‎“Sejak awal saya sudah menyampaikan bahwa apa pun keputusan Ketum AHY akan saya terima dan hormati. Dalam sebuah proses tentu ada harapan dan dinamika, tetapi setelah keputusan ditetapkan, bagi saya proses itu sudah selesai,” ujar Nurdiansyah.

‎‎Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Sayuti Abubakar atas amanah yang diberikan untuk memimpin Partai Demokrat Aceh lima tahun ke depan. Nurdiansyah menegaskan tetap menjadi kader Partai Demokrat dan akan terus berkontribusi bagi masyarakat Aceh maupun partai.

‎‎“Saya mengucapkan selamat kepada Saudara Sayuti Abubakar. Saya tetap sebagai kader Partai Demokrat dan akan terus menjalankan amanah serta berkontribusi untuk masyarakat Aceh dan Partai Demokrat ke depannya,” katanya.

‎‎Selain itu, Nurdiansyah turut menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan para pengamat yang telah mengikuti serta memberitakan dinamika Musda Partai Demokrat Aceh. 

‎‎"Perhatian publik terhadap proses tersebut telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan politik di Aceh," kata Nurdiansyah.

‎‎Ia menegaskan berbagai dinamika yang terjadi selama proses Musda cukup menjadi bagian dari perjalanan dan evaluasi internal partai. Karena itu, ia tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut ke ruang publik.

‎‎Nurdiansyah juga mengajak seluruh kader Partai Demokrat di Aceh untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama Musda dan segera melakukan konsolidasi di bawah kepemimpinan baru.

‎‎“Musda telah selesai, saatnya konsolidasi dan rapatkan barisan di bawah kepemimpinan baru yaitu Dr. Sayuti Abubakar,” ujarnya.

‎‎Terkait peluang mengisi jabatan tertentu dalam struktur partai ke depan, Nurdiansyah menyatakan siap menjalankan tugas apa pun yang diberikan oleh partai sesuai arahan pimpinan.

‎‎Seperti yang telah diketahui, Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Aceh mengusulkan dua nama calon ketua, yakni Sayuti Abubakar dan Nurdiansyah Alasta. Dalam perjalanannya, Sayuti Abubakar, resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031 oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Jumat, 18 September 2026. [ra]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI