Jum`at, 10 Juli 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Golkar Aceh Perkuat Konsolidasi Kader, Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat Aceh

Golkar Aceh Perkuat Konsolidasi Kader, Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat Aceh

Kamis, 09 Juli 2026 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Ketua DPD Partai Golkar Aceh periode 2025-2030, H.M. Salim Fakhry dalam konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (9/7/2026). [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Aceh akan menggelar rangkaian Pelantikan Pengurus, Rapat Kerja Daerah (Rakerda), dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, pada 10-12 Juli 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Aceh dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan strategi politik menghadapi agenda nasional maupun daerah di masa mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Aceh periode 2025-2030, H.M. Salim Fakhry, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan itu tidak hanya menjadi seremoni pelantikan kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal penguatan kapasitas kader serta penyelarasan program partai dengan kebutuhan pembangunan Aceh.

"Pelantikan, Rakerda, dan Bimtek ini merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan seluruh kader memiliki visi yang sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh," kata Salim Fakhry dalam konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Aceh akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Kegiatan tersebut juga akan dihadiri sejumlah tokoh nasional Partai Golkar, di antaranya Anggota DPR RI sekaligus Ketua Panitia Kerja (Panja) Badan Legislasi DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Ketua DPP Partai Golkar Andi Sinulingga, serta anggota DPR RI asal Aceh, Ilham Pangestu, Zulkarnaini (Ampon Bang), dan Samsul Bahri Tiyong.

Selain itu, kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk anggota DPRA dan DPRK se-Aceh.

Konsolidasi hingga Pelosok Aceh

Menurut Salim Fakhry, salah satu tujuan utama pelaksanaan Rakerda adalah memperkuat legitimasi organisasi dan konsolidasi partai mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Kita ingin memastikan seluruh pengurus harian menjadi mesin utama partai. Konsolidasi ini penting agar seluruh struktur memiliki arah perjuangan yang sama untuk membesarkan Golkar sekaligus mengawal pembangunan Aceh," ujarnya.

Ia menambahkan, Rakerda juga akan menjadi forum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi pemenangan menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

"Golkar harus mampu membaca tantangan politik sejak dini. Karena itu, strategi pemenangan harus disusun secara matang melalui forum Rakerda ini," katanya.

Salim Fakhry menjelaskan, Bimtek akan difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota legislatif Partai Golkar agar mampu menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara profesional.

Para peserta juga akan mendapatkan materi mengenai tata kelola pemerintahan, pengawasan keuangan negara, komunikasi publik, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga digitalisasi dalam kerja-kerja politik.

"Kader kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Hari ini politik tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi AI. Semua itu menjadi bagian dari materi yang akan kita berikan," jelasnya.

Sejumlah narasumber nasional dijadwalkan hadir memberikan materi, termasuk Ahmad Doli Kurnia, Andi H.S., Kepala BPK Perwakilan Aceh, serta pakar komunikasi dan media.

Menurut Salim, kehadiran para narasumber tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi kader dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

"Kami ingin anggota Fraksi Golkar memahami secara utuh mana yang menjadi hak, kewajiban, sekaligus batasan-batasan dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Dalam kesempatan itu, Salim Fakhry juga menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis partai politik.

Ia menyebut media memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga hubungan yang baik harus terus dibangun.

"Tanpa media, kami sebagai partai politik tentu tidak bisa menyampaikan berbagai program kepada masyarakat. Media adalah mitra strategis yang harus dijaga dengan baik," ujarnya.

Karena itu, Golkar Aceh menghadirkan pemateri khusus di bidang komunikasi dan media agar para kader memahami cara membangun komunikasi publik yang efektif.

"Kami ingin hubungan Golkar dengan insan pers di Aceh semakin erat. Jika ada kekurangan dari kami, silakan berikan masukan. Tujuan kita sama, yaitu membangun Aceh," tutupnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI