Minggu, 12 Juli 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Bahlil Minta Golkar Aceh Perkuat Konsolidasi Hingga Desa

Bahlil Minta Golkar Aceh Perkuat Konsolidasi Hingga Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | BAnda Aceh - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, resmi melantik H. M. Salim Fakhry sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh periode 2025-2030 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi Partai Golkar yang meliputi pelantikan pengurus, Rapat Kerja Daerah (Rakerda), dan Bimbingan Teknis (Bimtek). Kegiatan itu dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pengurus DPD kabupaten/kota, anggota legislatif, serta kader Golkar dari seluruh Aceh.

Dalam sambutannya, Bahlil mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin DPP Partai Golkar untuk memperkuat organisasi hingga ke daerah sebagai persiapan menghadapi agenda politik ke depan.

"Ini bagian dari program rutin kami dalam melakukan roadshow konsolidasi secara nasional. Hari ini saya senang bisa melantik Bang Salim Fakhry sebagai Ketua DPD Golkar Aceh bersama seluruh pengurus," kata Bahlil.

Ia berharap kepengurusan baru mampu merangkul seluruh kader tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok.

"Golkar harus menjadi rumah bagi semua kader, baik senior maupun junior. Tidak perlu lagi membedakan siapa dan dari mana. Golkar lahir dari rakyat, dari petani, nelayan, guru, buruh, TNI, Polri. Karena itu seluruh kekuatan harus bersatu untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat," ujarnya.

Bahlil menegaskan Partai Golkar memiliki dua agenda besar yang menjadi fokus hingga Pemilu 2029, yakni meningkatkan perolehan kursi legislatif dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan.

"Ke depan Golkar hanya punya dua agenda besar. Pertama bagaimana menaikkan perolehan kursi. Kedua bagaimana mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai," tegasnya.

Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh struktur partai bergerak secara solid melalui konsolidasi organisasi yang berjenjang.

Karena itu, Bahlil meminta DPD Partai Golkar Aceh segera menuntaskan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupaten/kota, kemudian dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Saya minta DPD Golkar Aceh segera melaksanakan Musda di kabupaten/kota, kemudian dilanjutkan sampai tingkat kecamatan hingga desa. Organisasi harus bergerak sampai ke akar rumput," katanya.

Ia menilai konsolidasi yang menyentuh seluruh tingkatan organisasi akan memperkuat mesin partai sekaligus meningkatkan kedekatan Golkar dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh yang baru dilantik, H. M. Salim Fakhry, menyatakan siap menjalankan amanah Ketua Umum dengan memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa.

Menurut Salim, arahan Bahlil menjadi semangat baru bagi seluruh kader untuk membangun Golkar Aceh yang lebih solid dan siap menghadapi Pemilu 2029.

"Kami siap menjalankan seluruh arahan Ketua Umum. Fokus kami adalah memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput, merangkul seluruh kader tanpa membedakan latar belakang, serta bekerja bersama meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar di Aceh," kata Salim.

Ia menambahkan kepengurusan baru akan segera menyusun langkah-langkah konsolidasi organisasi, termasuk mempercepat pelaksanaan Musda di kabupaten/kota dan memperkuat struktur partai hingga tingkat desa.

"Golkar Aceh harus menjadi rumah bersama. Dengan persatuan dan kekompakan, kami optimistis mampu membesarkan Partai Golkar sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh," ujar Salim. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI