Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Hilal di Aceh 3,10 Derajat, Peluang Terlihat Rendah

Hilal di Aceh 3,10 Derajat, Peluang Terlihat Rendah

Rabu, 18 Maret 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Hasil pemantauan hilal awal Syawal 1447 Hijriah di Aceh. Foto: doc Dialeksis


DIAALEKSIS.COM | Banda Aceh - Hasil pemantauan hilal awal Syawal 1447 Hijriah di Aceh menunjukkan ketinggian bulan sabit telah melampaui ambang minimal, namun peluang terlihat masih rendah.

Berdasarkan data pengamatan di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga pada Kamis, 19 Maret 2026, tinggi hilal tercatat 3,10 derajat dengan elongasi 6,10 derajat (geosentris). Sementara umur bulan mencapai 10 jam 27 menit dengan iluminasi 0,22 persen.

Data tersebut disusun oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh berdasarkan hasil rukyat dan perhitungan astronomi.

Secara kriteria, tinggi hilal telah melampaui batas minimal 3 derajat yang digunakan dalam parameter regional. Namun, nilai elongasi masih sedikit di bawah standar kriteria MABIMS yang mensyaratkan elongasi minimal 6,4 derajat. Kondisi ini membuat kemungkinan hilal dapat terlihat dengan mata telanjang menjadi kecil.

Selain itu, posisi hilal yang relatif dekat dengan matahari menyebabkan cahaya bulan belum cukup kuat untuk diamati, meskipun secara geometris sudah berada di atas ufuk selama sekitar 15 menit setelah matahari terbenam.

Peta posisi hilal yang digunakan dalam analisis ini mengacu pada data BMKG, yang menunjukkan variasi ketinggian hilal di berbagai wilayah Indonesia, dengan Aceh termasuk daerah yang memiliki posisi relatif lebih tinggi.

Penentuan awal Syawal tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah pusat pada malam hari. Sidang tersebut dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia dengan mempertimbangkan laporan rukyat dari seluruh Indonesia.

Jika hilal dinyatakan terlihat, maka 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, jika tidak terlihat, bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari sehingga Idul Fitri diperkirakan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI