Selasa, 08 September 2026
Beranda / Pemerintahan / Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenkes Siagakan 413 RS dan 830 Puskesmas

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenkes Siagakan 413 RS dan 830 Puskesmas

Selasa, 08 September 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi
Kualitas udara terdampak. [Foto: dok. Kemenkes]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meningkatkan kesiapsiagaan kesehatan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB.

Abu vulkanik erupsi berdampak pada wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat dengan cakupan sekitar 23,36 juta jiwa.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, mengatakan pihaknya menyiagakan 413 rumah sakit dan 830 puskesmas di 20 kabupaten/kota terdampak.

"Kami memastikan sistem pelayanan kesehatan tetap siap menghadapi dampak erupsi, terutama gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik," ujar Aji dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (8/9/2026).

Kemenkes juga mengerahkan PSC 119, Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK), pos pelayanan kesehatan, ambulans, serta bantuan logistik berupa lebih dari 100.000 masker N95 dan masker medis, goggles, obat-obatan, dan alat kesehatan.

Kemenkes mencatat kecenderungan peningkatan kasus ISPA, terutama di Banten, Lampung, dan Jawa Barat.

Masyarakat diminta mengurangi paparan abu vulkanik, tetap berada di dalam ruangan, menutup pintu dan jendela, serta menggunakan masker N95, KN95, KF94, FFP2, atau setara jika harus beraktivitas di luar. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
kejati bsi