Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Waspada Arus Balik! Kemenkes Minta Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam, Ini Alasannya

Waspada Arus Balik! Kemenkes Minta Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan faktor kelelahan dan kurang istirahat masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengemudi jarak jauh. [Foto: dok. Kemenkes]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kesehatan menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik selama arus balik Lebaran guna menekan risiko kecelakaan di perjalanan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan faktor kelelahan dan kurang istirahat masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengemudi jarak jauh.

“Kami mengimbau pengendara untuk beristirahat setiap tiga jam. Pengemudi yang lelah dan mengantuk merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan,” ujar Budi dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (25/3/2026).

Untuk mendukung keselamatan pemudik, Kemenkes telah menyiapkan layanan cek kesehatan gratis di berbagai titik arus balik, termasuk rest area dan pos kesehatan terpadu.

Menurut Budi, layanan ini difokuskan terutama bagi pengemudi yang memegang peran krusial dalam keselamatan perjalanan.

“Kami ingin memastikan masyarakat kembali dari mudik dalam kondisi sehat dan selamat. Karena itu, layanan cek kesehatan gratis kami siapkan di berbagai titik,” katanya.

Selain layanan medis, Kemenkes juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebugaran selama perjalanan jauh, termasuk cukup istirahat dan tidak memaksakan diri saat berkendara.

Budi menambahkan, upaya tersebut turut berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan selama periode mudik dan arus balik tahun ini.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi berbagai pihak, angka kecelakaan tahun ini mengalami penurunan signifikan,” ujarnya.

Kemenkes juga mendorong masyarakat memanfaatkan moda transportasi yang lebih aman, seperti layanan pengangkutan sepeda motor dengan kereta api, guna mengurangi kepadatan dan risiko kecelakaan di jalan.

Pemerintah pun mengingatkan pemudik untuk tetap memprioritaskan kesehatan selama perjalanan, sebagai kunci utama keselamatan di tengah tingginya mobilitas arus balik Lebaran. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI