DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat upaya perlindungan ekosistem laut dengan mendorong pengelolaan kawasan konservasi di wilayah lepas pantai. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus merespons tekanan aktivitas manusia di laut dalam.
Upaya tersebut disosialisasikan melalui panduan pengembangan kawasan konservasi lepas pantai yang disusun bersama Yayasan Rekam Nusantara dan Konservasi Indonesia. Kegiatan yang digelar di Jakarta itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, akademisi, hingga organisasi riset dan mitra konservasi.
Direktur Konservasi Ekosistem KKP, Firdaus Agung, menegaskan bahwa wilayah lepas pantai memiliki peran krusial dalam menjaga keanekaragaman hayati laut Indonesia.
“Kawasan ini mencakup habitat penting seperti area pemijahan ikan dan jalur migrasi spesies pelagis bernilai ekonomi tinggi seperti tuna, tongkol, dan cakalang,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, pengembangan kawasan konservasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Menurutnya, pendekatan berbasis ilmu pengetahuan menjadi kunci agar kawasan yang ditetapkan benar-benar efektif.
“Penetapan kawasan konservasi harus dirancang secara matang, bukan sekadar menjadi ruang sisa dari berbagai kepentingan pemanfaatan laut,” kata Firdaus.
Panduan yang diperkenalkan dalam kegiatan ini mencakup tahapan lengkap, mulai dari penilaian awal, perencanaan, penetapan, hingga pengelolaan adaptif. Proses tersebut juga dilengkapi dengan simulasi interaktif, termasuk penggunaan metode permainan untuk membantu peserta memahami pengambilan keputusan secara kolaboratif.
Melalui langkah ini, pemerintah menargetkan penguatan tata kelola kawasan konservasi laut sebagai bagian dari visi nasional 30x45, yakni perlindungan 30 persen wilayah laut Indonesia pada 2045. Target tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara konservasi ekosistem dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. [in]