Rabu, 03 Juni 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Korlantas Perkuat Keselamatan Jalan Lewat ETLE dan Kemitraan dengan Ojol

Korlantas Perkuat Keselamatan Jalan Lewat ETLE dan Kemitraan dengan Ojol

Selasa, 02 Juni 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan keselamatan berlalu lintas menjadi fokus utama dalam transformasi layanan lalu lintas yang saat ini dijalankan Polri melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). [Foto: Humas KP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan keselamatan berlalu lintas menjadi fokus utama dalam transformasi layanan lalu lintas yang saat ini dijalankan Polri melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Menurut Agus, penerapan ETLE merupakan bagian dari modernisasi pengawasan lalu lintas yang bertujuan meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus mendorong terciptanya budaya berkendara yang aman dan tertib.

"ETLE adalah sebuah keniscayaan. Ada lompatan teknologi yang kami buat untuk bisa mengawasi masyarakat dan pengguna jalan," kata Agus saat menerima audiensi perwakilan komunitas ojek online (ojol) Jabodetabek dalam kegiatan Polantas Menyapa di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (2/6/2026).

Meski memanfaatkan teknologi untuk pengawasan, Agus menegaskan tujuan utama Polri bukan memperbanyak penindakan pelanggaran lalu lintas. Ia mengatakan upaya yang diutamakan adalah membangun kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

"Kalau bisa tidak ada yang ditilang. Cukup polisi senyum, masyarakat sudah tertib. Karena senyum Polantas adalah marka utama," ujarnya.

Agus menjelaskan paradigma pelayanan lalu lintas kini bergeser dari pendekatan yang berfokus pada penegakan hukum menjadi edukasi, komunikasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan kepolisian di bidang lalu lintas diukur dari meningkatnya kepatuhan pengguna jalan dan menurunnya risiko kecelakaan.

Dalam kesempatan itu, Agus juga mengajak pengemudi ojek online menjadi mitra strategis Polri dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Ia menilai pengemudi ojol memiliki peran penting karena setiap hari beraktivitas di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Karena itu, ia berharap para pengemudi ojol dapat menjadi teladan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengingatkan pengguna jalan lain untuk berkendara secara aman.

"Kami berharap ojol menjadi role model yang ada di jalan, patuh, tertib, dan taat aturan lalu lintas," kata Agus.

Selain memperkuat penerapan ETLE, Korlantas Polri juga tengah menyiapkan sistem komunikasi yang lebih cepat dengan komunitas ojol melalui pengembangan aplikasi khusus. Platform tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi terkait keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan yang lebih humanis, Korlantas berharap angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas ojol dalam menciptakan jalan yang lebih aman bagi seluruh pengguna. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI