DIALEKSIS.COM | Aceh - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur dan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Dalam situasi ini, peran generasi muda dinilai sangat penting untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah melalui kewirausahaan.
Guru Besar Teknologi Industri Pertanian dari Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc, menilai pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda yang terdampak bencana.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi strategi jangka panjang untuk memulihkan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah yang mengalami bencana banjir dan longsor.
“Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan berinovasi yang sangat besar. Jika mereka diberikan dukungan berupa pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan, mereka dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di daerah yang terdampak bencana,” kata Rahmat Fadhil menjelaskan kepada Dialeksis, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, penguatan kewirausahaan dapat dilakukan melalui berbagai program, seperti pelatihan usaha berbasis potensi lokal, pengembangan usaha kreatif, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar produk lokal.
Rahmat Fadhil menilai, ketika generasi muda mulai terlibat dalam aktivitas ekonomi produktif, maka secara bertahap akan tercipta kemandirian ekonomi di daerah tersebut.
“Ini bukan hanya soal membuka usaha baru, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat. Kreativitas dan inovasi generasi muda dapat melahirkan berbagai produk maupun layanan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa investasi pada generasi muda di wilayah terdampak bencana merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah dalam jangka panjang.
Menurutnya, jika generasi muda mampu membangun usaha yang produktif dan berkelanjutan, maka daerah tersebut tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga memiliki fondasi ekonomi yang lebih tangguh di masa depan.
“Investasi terbaik bagi daerah yang terkena bencana adalah investasi pada sumber daya manusianya, terutama generasi muda. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi daerah,” pungkasnya. [arn]