Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Hadapi Gejolak Global, UMKM Didorong Gabung Ekosistem Industri Besar

Hadapi Gejolak Global, UMKM Didorong Gabung Ekosistem Industri Besar

Senin, 20 April 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menegaskan pelaku UMKM harus menjadi bagian dari rantai nilai industri nasional. [Foto: dok. K-UMKM]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pelaku usaha kecil untuk semakin terhubung dengan industri besar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting agar UMKM tidak tertinggal dan mampu bertahan dalam tekanan ekonomi dunia yang kian dinamis.

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menegaskan pelaku UMKM harus menjadi bagian dari rantai nilai industri nasional. Menurutnya, posisi UMKM tidak boleh lagi berada di pinggiran, melainkan harus masuk dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas.

“Pengusaha UMKM harus masuk dalam ekosistem ekonomi yang lebih besar dan terhubung langsung dengan industri utama, sehingga mampu tumbuh berkelanjutan,” ujar Reghi dalam seminar nasional yang dilansir pada Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, penguatan kolaborasi dapat dilakukan melalui berbagai strategi, seperti integrasi UMKM ke dalam rantai pasok industri, penerapan standar kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi digital dan platform e-commerce. Selain itu, kemitraan dengan perusahaan besar juga dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing.

Pemerintah sendiri telah menjalankan sejumlah program untuk memperkuat UMKM, mulai dari fasilitasi sertifikasi produk, perluasan akses pemasaran melalui kurasi dan business matching, hingga peningkatan literasi digital. Kolaborasi dengan startup juga terus didorong agar UMKM mampu menembus pasar internasional.

Di sisi lain, Reghi menilai ketegangan geopolitik global turut memengaruhi stabilitas ekonomi dunia, termasuk rantai pasok dan perdagangan. Meski demikian, kondisi ini juga membuka peluang baru bagi Indonesia melalui berbagai perjanjian dagang internasional yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk memperluas pasar ekspor. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI