Minggu, 28 Juni 2026
Beranda / Ekonomi / Digitalisasi Jadi Kunci Transformasi Koperasi, Wamenkop: Sesuaikan dengan Kebutuhan Zaman

Digitalisasi Jadi Kunci Transformasi Koperasi, Wamenkop: Sesuaikan dengan Kebutuhan Zaman

Sabtu, 27 Juni 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menarik minat generasi muda untuk bergabung. [Foto: dok. K-Kop]


DIALEKSIS.COM | Jakarta -  Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menarik minat generasi muda untuk bergabung.

Menurut Farida, digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi koperasi, terutama karena sekitar 60 persen penduduk Indonesia didominasi oleh generasi muda yang menginginkan layanan serba cepat, efisien, transparan, dan mudah diakses.

"Digitalisasi memang sudah menjadi kebutuhan. Gaya hidup generasi muda saat ini menuntut layanan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan bisa diakses kapan saja," kata Farida dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (27/6/2026).

Ia mengatakan, Kementerian Koperasi terus mendorong setiap koperasi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi tetap relevan di tengah perubahan pola hidup masyarakat.

Farida menilai transformasi digital juga menjadi upaya untuk mengubah pandangan generasi muda yang masih menganggap koperasi sebagai lembaga usaha yang tertinggal. Menurutnya, koperasi justru memiliki nilai yang tetap relevan karena mengedepankan kebersamaan dan gotong royong.

Selain berorientasi pada keuntungan, koperasi juga memiliki nilai sosial yang kuat sehingga berbeda dengan badan usaha lainnya. Nilai tersebut, kata dia, merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

"Koperasi bukan lembaga usaha yang usang. Nilai-nilai yang dimiliki koperasi justru sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang mengedepankan kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Farida menambahkan, pemerintah saat ini memiliki komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi, termasuk melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ia berharap transformasi digital yang dilakukan koperasi dapat memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat, sehingga koperasi kembali menjadi pilar utama perekonomian nasional sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

"Kami berharap koperasi kembali menjadi soko guru perekonomian Indonesia dengan tata kelola yang modern, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," kata Farida. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes