Senin, 21 September 2026
Beranda / Berita / Dunia / Ukraina Hujani Moskow dengan Drone Saat Pemilu Rusia, 4 Orang Tewas

Ukraina Hujani Moskow dengan Drone Saat Pemilu Rusia, 4 Orang Tewas

Minggu, 20 September 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Gumpalan asap membubung dari kebakaran di kilang minyak menyusul apa yang disebut pihak berwenang sebagai serangan pesawat tak berawak Ukraina selama konflik Rusia-Ukraina, di Moskow, Rusia, 20 September 2026. [Foto: stringer/Reuters]


DIALEKSIS.COM | Kyiv - Ukraina melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) besar-besaran ke Moskow, Rusia, pada Minggu (20/9/2026). Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyebut serangan tersebut sebagai yang terbesar sejauh ini.

Serangan terjadi saat warga Rusia memberikan suara pada hari terakhir pemilihan parlemen. Sobyanin mengatakan dua orang tewas di wilayah Moskow. Dua korban lainnya dilaporkan meninggal di wilayah Kherson yang dikuasai Rusia, termasuk seorang petugas pemilu.

"Serangan terbesar oleh drone musuh telah berhasil dipatahkan," kata Sobyanin melalui Telegram. Dia mengeklaim serangan tersebut dirancang untuk mengganggu pelaksanaan pemilu, namun gagal mencapai tujuan tersebut.

Sebuah fasilitas di kilang minyak Moskow yang sebelumnya pernah menjadi sasaran juga mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

Pemilu Negara kali ini merupakan pemilihan parlemen pertama sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Pemerintah Rusia memperkirakan pemungutan suara kembali menunjukkan dominasi partai berkuasa, United Russia.

Hingga menjelang siang Minggu, tingkat partisipasi pemilih telah melampaui 45% untuk pemilihan Duma dan pemilihan daerah, menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia Ella Pamfilova.

Pemilu berlangsung di tengah pembatasan terhadap kelompok oposisi. Sebagian besar kandidat yang menentang perang di Ukraina tidak diperbolehkan mengikuti pemilu. Sementara itu, Kremlin menyebut persatuan nasional dan pembatasan tertentu diperlukan selama konflik dengan Ukraina.

Hasil awal pemilu diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 18.00 GMT pada Minggu, sedangkan hasil yang lebih lengkap dijadwalkan tersedia pada Senin. [cnbc]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI