Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / KBRI Dili Resmi Buka Program BIPA 2026, Minat Generasi Muda Timor-Leste Tinggi

KBRI Dili Resmi Buka Program BIPA 2026, Minat Generasi Muda Timor-Leste Tinggi

Selasa, 21 April 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

KBRI Dili Resmi Buka Program BIPA 2026, Minat Generasi Muda Timor-Leste Tinggi. [Foto: Humas Kemlu/KBRI Dili]


DIALEKSIS.COM | Dili - Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Dili, Nugroho Yuwono Aribhimo, secara resmi membuka Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Tahun 2026 pada Senin (20/4/2026) di Pusat Budaya Indonesia Dili, Dili.

Kegiatan ini diikuti peserta secara luring dan daring, mencerminkan tingginya minat generasi muda Timor-Leste dalam mempelajari Bahasa Indonesia.

Dalam sambutannya, Nugroho menyampaikan bahwa program BIPA memiliki peran strategis sebagai sarana diplomasi kebahasaan untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor-Leste. Antusiasme generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama pendidikan dan budaya kedua negara.

Program BIPA 2026 diikuti sekitar 1.500 peserta baru dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga perwakilan instansi di Timor-Leste. Para peserta tersebar di 10 distrik dengan pusat kegiatan di Dili, sementara 250 peserta mengikuti pembelajaran secara langsung di Pusat Budaya Indonesia Dili. Program ini didukung oleh 18 pengajar BIPA.

Pembukaan program dihadiri secara luring oleh sekitar 130 peserta yang terdiri dari pelajar dan pengajar, serta diikuti secara daring oleh 23 peserta melalui platform Zoom dari berbagai distrik.

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili Tasrifin Tahara, Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra Iwa Lukmana, serta Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat program BIPA di tingkat internasional.

Tasrifin Tahara menekankan bahwa program BIPA menjadi kebutuhan penting mengingat kedekatan kultural dan emosional antara Indonesia dan Timor-Leste, serta tingginya minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Hafidz Muksin menyatakan bahwa BIPA merupakan program strategis yang perlu terus dikembangkan karena menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperkuat bahasa dan budaya Indonesia di kancah global.

Melalui penyelenggaraan Program BIPA 2026, diharapkan kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Timor-Leste semakin erat, sekaligus mendorong meningkatnya minat generasi muda Timor-Leste untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI