Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Iran Balas Serangan AS-Israel, Rudal dan Drone Hantam Wilayah Teluk

Iran Balas Serangan AS-Israel, Rudal dan Drone Hantam Wilayah Teluk

Sabtu, 14 Maret 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemandangan bagian menara Dubai Creek Harbour yang rusak setelah dihantam serangan drone Iran di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 12 Maret 2026 [Foto: EPA]


DIALEKSIS.COM | Teheran - Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone di seluruh wilayah Teluk, meskipun berulang kali mendapat protes dari negara-negara tetangganya, sebagai pembalasan atas perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Serangan Teheran menargetkan beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, pada Jumat malam dan Sabtu dini hari.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan dalam beberapa pernyataan bahwa beberapa drone dicegat dan dihancurkan di timur dan utara negara itu saat mereka menangkis serangan.

Kementerian itu juga mengatakan pada Jumat malam bahwa angkatan bersenjata negara itu mencegat rudal balistik yang diluncurkan ke arah provinsi al-Kharj.

Sementara itu, The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan pada hari Sabtu (14/3/2026) bahwa lima pesawat pengisian bahan bakar Angkatan Udara AS rusak dalam beberapa hari terakhir saat berada di pangkalan udara di Arab Saudi.

Menurut WSJ, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, pesawat-pesawat tersebut rusak akibat serangan Iran.

Tidak disebutkan kapan serangan itu terjadi, dan menambahkan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak untuk berkomentar mengenai laporan tersebut.

Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan Qatar melaporkan serangan rudal dan mengeluarkan langkah-langkah evakuasi sementara.

Serangan rudal yang dicegat diumumkan sekitar pukul 02.00 (11:00 GMT), sementara serangan lainnya dilaporkan kemudian pada pagi harinya.

Secara terpisah, Kementerian Dalam Negeri Qatar membagikan pembaruan yang menyatakan bahwa langkah-langkah evakuasi pencegahan sementara yang dikeluarkan hanya berlaku untuk "penduduk di daerah yang ditentukan yang menerima pemberitahuan melalui Sistem Peringatan Nasional".

"Akomodasi alternatif yang aman telah disediakan bagi mereka yang terkena dampak, sementara beberapa orang memilih untuk pindah ke tempat aman pilihan mereka sendiri, sampai ancaman keamanan berlalu," kata kementerian tersebut.

Sementara itu, Garda Nasional Kuwait menembak jatuh sebuah drone “di salah satu area di bawah tanggung jawabnya untuk mengamankan negara,” kata Pusat Komunikasi Pemerintah.

“Tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan, melindungi situs-situs vital, dan menangkal potensi ancaman apa pun,” kata pusat komunikasi dalam sebuah unggahan di X.

Di emirat Fujairah, Uni Emirat Arab, kebakaran terjadi di pusat pengisian bahan bakar utama setelah puing-puing berjatuhan selama pencegatan drone, tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan, kata kantor media emirat pada hari Sabtu.

Pasukan pertahanan sipil sedang menangani insiden tersebut untuk memadamkan api, tambahnya.

Secara terpisah, Kantor Media Dubai mengatakan puing-puing yang berjatuhan menghantam fasad sebuah bangunan di area pusatnya, setelah serangan berhasil ditembak jatuh.

Tidak terjadi kebakaran dan tidak ada korban luka yang dilaporkan, dengan situasi sekarang terkendali, kata kantor media, tanpa menyebutkan apakah itu disebabkan oleh rudal atau drone.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada hari Sabtu bahwa Kepentingan AS di UEA, termasuk pelabuhan, dermaga, dan lokasi militer, adalah target yang sah setelah pasukan AS menyerang pulau-pulau Iran, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.

Dalam pernyataannya, IRGC mendesak warga di UEA untuk mengevakuasi pelabuhan, dermaga, dan tempat perlindungan militer AS untuk menghindari korban sipil.

UEA mengatakan pertahanan udaranya mencegat sembilan rudal balistik dan 33 drone yang diluncurkan dari Iran pada hari Sabtu.

Secara terpisah, Angkatan Bersenjata Yordania mengatakan bahwa pertahanan udaranya mencegat 79 rudal dan drone dari 85 yang diluncurkan dari Iran menuju lokasi-lokasi vital di Yordania selama minggu kedua perang. Pertahanan udara gagal menghentikan lima drone dan satu rudal, yang jatuh di wilayah Yordania, tambahnya.

Direktorat Keamanan Publik Yordania mengatakan 93 laporan diterima mengenai puing-puing yang jatuh dari rudal dan drone di sebagian besar provinsi selama minggu lalu.

Iran telah melancarkan serangan rudal dan drone di seluruh wilayah Teluk, menargetkan aset dan pangkalan militer AS serta lokasi komersial dan sipil, sementara AS dan Israel terus menyerang lokasi-lokasi di Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa AS melakukan serangan terhadap "setiap target militer" di pusat ekspor pulau Kharg Iran, dan mengklaim bahwa mereka tidak menyerang infrastruktur minyak di sana. [Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI