DIALEKSIS.COM | AS - Selusin angsa ikonik yang hidup di jantung kota Orlando, Florida, mati dalam beberapa hari terakhir karena penyebab yang tidak diketahui, sehingga para pejabat menduga flu burung menjadi penyebabnya.
Kematian angsa-angsa di Danau Eola tampaknya tidak mencurigakan, kata Komisioner Kota Orlando, Patty Sheehan, pada hari Senin (29/12/2025) di media sosial.
Sekitar lima lusin angsa tinggal di taman tersebut sebelum kematian baru-baru ini. Wabah flu burung terakhir di taman tersebut terjadi pada Februari 2024.
Karena kematian terjadi selama musim liburan, dokter hewan spesialis kota tidak tersedia untuk melakukan evaluasi segera. Angsa-angsa yang mati disimpan di lokasi yang aman sehingga otopsi dapat dilakukan dan penyebab kematian dapat ditentukan.
“Kita tidak bisa memastikan sampai tes selesai,” kata Sheehan.
Angsa-angsa tersebut telah berada di Danau Eola selama lebih dari satu abad dan merupakan simbol kota di Florida tengah ini. Gambar-gambar tersebut telah dilukis di mural jalanan di persimpangan kota, dan pengunjung dapat menyewa perahu kayuh berbentuk angsa di taman tersebut. [AP]