Senin, 24 Agustus 2026
Beranda / Berita / Dunia / 102 Eks Diplomat Prancis-Inggris Desak Israel Disanksi, Ini Tuntutannya

102 Eks Diplomat Prancis-Inggris Desak Israel Disanksi, Ini Tuntutannya

Minggu, 23 Agustus 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Warga Palestina memeriksa bangunan-bangunan yang hancur di wilayah tengah Jalur Gaza, di tengah perang genosida yang terus berlangsung oleh Israel [Foto: Abdel Kareem Hana/AP]


DIALEKSIS.COM | Paris - Sebanyak 102 mantan diplomat Prancis dan Inggris mendesak pemerintah kedua negara menjatuhkan sanksi bersama terhadap Israel. Mereka menilai kebijakan Israel di wilayah pendudukan Palestina berisiko menghilangkan peluang terbentuknya negara Palestina.

Dalam surat terbuka yang diterbitkan Le Monde, para mantan diplomat menyerukan langkah konkret, termasuk penangguhan perjanjian perdagangan dengan Israel, penghentian transfer senjata dan kerja sama militer, serta pelarangan perdagangan dengan permukiman Israel.

Mereka juga meminta akses bantuan kemanusiaan ke Gaza diperkuat dan mendukung upaya pertanggungjawaban hukum internasional. Mantan diplomat Inggris Nicholas Hopton menegaskan pemerintah tidak cukup hanya mengeluarkan kecaman, tetapi harus mengambil tindakan nyata.

Desakan tersebut muncul di tengah konflik Gaza yang sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, menurut data yang dikutip dalam surat tersebut. Para diplomat juga menyoroti perluasan permukiman Israel di Tepi Barat yang dinilai semakin mengancam solusi dua negara. [Aljazeera, AFP]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
pema - damai
dishub