Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Oknum Kepala Daerah Aceh Timur Diduga Terlibat Kasus Selingkuh, Suami Beberkan Bukti

Oknum Kepala Daerah Aceh Timur Diduga Terlibat Kasus Selingkuh, Suami Beberkan Bukti

Selasa, 28 April 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Muhammad Alan, Suami dari Pegawai Paruh Waktu di Puskesmas, Aceh Timur sedang menjelaskan bukti-bukti perkara. [Foto: Tangkapan layar media dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebuah video pengakuan seorang pria berinisial Muhamad Alan viral di media sosial dan memicu perhatian publik di Aceh Timur. 

Dalam video tersebut, Alan mengaku sebagai suami dari MS, seorang pegawai paruh waktu di Puskesmas di Aceh Timur yang disebut-sebut mengalami dugaan diganggu oleh seorang oknum Kepala Daerah Kabupaten Aceh Timur inisial IS.

Dalam pernyataannya, MA menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menyebarkan fitnah. Ia menyebut telah mengantongi sejumlah alat bukti yang, menurutnya, menguatkan dugaan tersebut.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Muhammad Alan, suami dari MS. Saya ingin menjelaskan bahwa istri saya Diganggu. Saat ini istri saya sudah meninggalkan rumah setelah saya menemukan beberapa alat bukti,” ujar Alan dalam video yang beredar dilansir media dialeksis.com, Selasa (28/4/2026).

Ia mengungkapkan, salah satu bukti yang dimilikinya adalah ketika dirinya mendapati langsung dugaan peristiwa tersebut di dalam sebuah mobil di kawasan Simpang Ulim. 

Selain itu, Alan juga mengaku memiliki bukti lain berupa rekaman panggilan video yang terjadi pada malam hari, yang menurutnya ia sendiri yang mengangkat panggilan tersebut.

“Saya juga menemukan adanya video call di tengah malam dengan istri saya, dan saya yang mengangkatnya. Jadi masyarakat tidak perlu mencari-cari bukti, karena semuanya ada pada saya sebagai suaminya,” lanjutnya.

Alan menyebutkan bahwa sebagian alat bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian daerah (Polda) untuk ditindaklanjuti. Ia juga menyatakan masih memiliki bukti tambahan yang akan dibuka ke publik pada waktu mendatang

“Saya sudah menyerahkan beberapa bukti ke pihak Polda, dan saya juga menyiapkan bukti lainnya yang nantinya akan diuji secara publik,” katanya.

Lebih jauh, Alan meminta masyarakat Aceh Timur untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi atas isu yang berkembang. Ia menegaskan bahwa dirinya dan anak-anaknya adalah pihak yang terdampak langsung dalam persoalan ini.

“Kami ini korban, termasuk anak-anak saya yang masih kecil. Saya minta masyarakat tetap tenang, jangan panik. Kalau tidak ada api, tidak mungkin ada asap,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Alan kembali menegaskan bahwa apa yang disampaikannya murni atas inisiatif pribadi tanpa adanya tekanan atau dorongan dari pihak mana pun.

“Saya tidak disuruh oleh siapa pun. Ini murni yang saya sampaikan, dan tidak ada niat untuk memfitnah siapa pun,” tutupnya.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaki, akhirnya angkat bicara terkait tuduhan yang menyeret namanya dalam isu yang tengah viral di media sosial. Ia dengan tegas membantah seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya dan menyebut informasi tersebut tidak benar.

“Tidak benar. Kamis akan kami jelaskan dalam konferensi pers,” ujar Iskandar singkat saat dimintai tanggapan, Selasa (28/4/2026).

Ia juga menilai bahwa pihak yang menyampaikan tuduhan tersebut sedang memainkan peran dan menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta. Menurutnya, isu yang berkembang saat ini merupakan fitnah yang telah disusun sedemikian rupa untuk menjatuhkan dirinya.

“Yang bersangkutan sedang memainkan perannya sebagai pembohong. Fitnah ini telah disetting sedemikian rupa,” tegasnya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI