Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Yakopi Minta Pemerintah Pulihkan Pesisir Aceh Pascabanjir November 2025

Yakopi Minta Pemerintah Pulihkan Pesisir Aceh Pascabanjir November 2025

Sabtu, 24 Januari 2026 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Koordinator Wilayah Aceh Yayasan Yakopi, Taufik Hidayat (kanan) bersama rekannya. Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (Yakopi) meminta pemerintah segera melakukan pemulihan terhadap wilayah pesisir Aceh yang terdampak bencana banjir pada akhir November 2025 lalu. Hingga kini, masyarakat pesisir dinilai belum menjadi fokus utama dalam penanganan pascabencana.  

Koordinator Wilayah Aceh Yayasan Yakopi, Taufik Hidayat, mengatakan hampir seluruh wilayah Aceh di pesisir timur terdampak banjir karena menjadi hilir aliran sungai dari kawasan hulu.

“Hampir seluruh pesisir timur Aceh terdampak banjir karena merupakan wilayah hilir. Dampak paling parah terjadi di Pidie Jaya, Aceh Utara khususnya Kecamatan Seuneudon, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Bireuen,” kata Taufik kepada media dialeksis.com, Sabtu, 24 Januari 2026.

Menurut Taufik, hingga saat ini perhatian pemerintah masih lebih terfokus pada wilayah hulu, sementara kondisi masyarakat pesisir yang juga terdampak banjir belum sepenuhnya tertangani.

“Penanganan pemerintah masih banyak menyasar wilayah hulu. Padahal masyarakat pesisir juga terdampak dan membutuhkan pemulihan segera,” ujarnya.

Ia menambahkan, di sejumlah wilayah pesisir Aceh Utara seperti Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seuneudon, serta kawasan Lapang, banjir juga merendam permukiman warga dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan.

“Kondisi di lapangan menunjukkan masyarakat pesisir juga mengalami kerugian, baik secara ekonomi maupun lingkungan,” jelasnya.

Yakopi berharap pemerintah dapat melakukan penanganan yang adil dan menyeluruh, tidak hanya berfokus pada satu wilayah tertentu, tetapi juga memperhatikan daerah pesisir yang menjadi muara dampak bencana.

“Kami berharap pemerintah tidak pilih kasih dalam melakukan pemulihan. Pesisir juga bagian penting dari ekosistem Aceh yang harus segera dipulihkan,” pungkas Taufik.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI