Selasa, 19 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Puluhan Dokter Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Spesialistik untuk Korban Bencana di Pidie Jaya

Puluhan Dokter Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Spesialistik untuk Korban Bencana di Pidie Jaya

Minggu, 15 Februari 2026 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banda Aceh bersama IDI Cabang Pidie Jaya menggelar aksi peduli bencana jelang Ramadan, Minggu, 15 Februari 2025. Foto: for Dialeksis 


DIALEKSIS.COM | Pidie Jaya - Puluhan dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banda Aceh bersama IDI Cabang Pidie Jaya menggelar aksi peduli bencana jelang Ramadan, Minggu, 15 Februari 2025. 

Kegiatan dipusatkan di Gampong Blang dan kamar bedah RSUD Pidie Jaya, serta sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi.

Ketua IDI Banda Aceh, dr. dr. Raihan, Sp.A, Subsp.IPT(K), didampingi Ketua IDI Pidie Jaya, dr. Andria, Sp.B, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan puluhan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu. Mereka berkolaborasi dengan IDI Pidie Jaya dan tim dokter spesialis dari Kabupaten Bireuen.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya menjelang Ramadan,” ujar Raihan.

Rangkaian kegiatan meliputi khitanan massal gratis bagi 80 anak yang dipusatkan di kamar bedah RSUD Pidie Jaya, pengobatan spesialistik di Gampong Blang, donasi sumur bor di Meunasah Raya, pembagian lebih dari 300 paket bantuan logistik untuk dewasa dan anak-anak, serta donasi alat kesehatan berupa tensimeter ke seluruh puskesmas di Pidie Jaya. Selain itu, tim juga menyerahkan bantuan ambal salat ke sejumlah masjid dan meunasah.

Khitanan massal mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang tengah memasuki masa libur sekolah menjelang Ramadan. Dari 95 anak yang mendaftar, hampir 80 anak berhasil dikhitan.

dr. Andria menjelaskan, beberapa anak terpaksa ditunda karena tidak kooperatif atau memiliki kondisi penyerta seperti retardasi mental dan talasemia, sehingga membutuhkan pembiusan umum. “Tindakan akan dilakukan secara elektif pada hari kerja di kamar operasi RSUD Pidie Jaya oleh tim bedah,” ujarnya.

Kepala Kamar Bedah RSUD Pidie Jaya, dr. Syahrul, Sp.B, bersama Koordinator Khitanan Massal IDI Banda Aceh, dr. T. Yusriadi, Sp.BA, menambahkan kolaborasi tim medis dan kamar bedah membuat proses khitan berjalan efektif dan selesai sesuai target pada pukul 13.00 WIB.

Kegiatan sosial tersebut ditutup dengan khanduri kuah beulangong yang dimasak bersama masyarakat. Menu khas Aceh itu diracik oleh dr. Syahrul bersama tim kamar bedah dan warga Gampong Blang sebagai bentuk syukur sekaligus menyambut datangnya Ramadan.

Suasana kebersamaan terasa hangat. Tim medis dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan, mencerminkan solidaritas di tengah pemulihan pascabencana.

IDI berharap aksi peduli ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta memperkuat kolaborasi tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat di situasi darurat.[]

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI