DIALEKSIS.COM | Bireuen - Para pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen terdiri dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan petugas lainnya dari BPBD setempat melakukan aksi demonstrasi ke kantor DPRK Bireuen, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Demonstrasi tersebut diyakini sebagai aksi balasan kepada anggota DPRK Bireuen yang sebelumnya pada Senin (12/1/2026) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang logistik BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen untuk melihat ketersediaan logistik bencana banjir yang disimpan di gudang kedua instansi tersebut.
Puluhan petugas pemadam kebakaran datang dengan memakai uniform biru dan beberapa petugas BPBD yang berbaju oranye turut membawa armada pemadam kebakaran dan mamarkirkan di halaman kantor DPRK Bireuen. Sebagian armada damkar diparkir di sisi jalan depan kantor dewan.
Salah satu pendemo dengan memakai mikrofon menyampaikan bahwa seharusnya anggota DPRK tidak menggerebek gudang logistik, karena yang berhak menggerebek adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Bukan tugas anggota dewan.
"Apa itu gerebek, apa maksudnya, seharusnya yang digerebek itu adalah jika ada bantuan yang masih disimpan di tempat yang tidak jelas, atau ada bantuan yang dijual, itu gerebek," teriaknya.
Petugas Damkar Bireuen yang mengaku 'panas' hatinya itu menyampaikan seharusnya anggota dewan memikirkan petugas Damkar apakah ada vitamin, atribut, baju, sepatu petugas yang saat turun ke lapangan memadamkan kebakaran kurang fasilitas juga saat tangani bencana.
"Karena saat bencana, petugas Damkar dan TRC BPBD lah yang di depan, seharusnya anggota dewan mikir, bahwa Pemkab Bireuen juga sangat respons dan memikirkan kebutuhan untuk korban bencana," katanya dengan suara bergetar.
Para pendemo kemudian minta kepada pimpinan dewan termasuk anggota dewan yang menurut narasi pendemo melakukan penggerebekan ke gudang logistik untuk menemui mereka. Para pendemo sempat ditemui anggota dewan, Muhammad Amin untuk dialog tapi tidak ada titik temu.
Hingga pukul 12.40 WIB, sejumlah armada pemadam kebakaran masih parkir di halaman kantor DPRK Bireuen. Sementara petugas Damkar dan tim BPBD sudah bergeser ke tempat yang teduh. Pemadam kebakaran di daerah itu bernaung di bawah BPBD.
Sebelumnya diberitakan sejumlah media, sejumlah anggota DPRK Bireuen melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang milik Pemkab Bireuen di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, di Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Senin (12/1/2026).
Hasil sidak yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma SH, ditemukan sisa bantuan bencana masih banyak menumpuk di dua gudang milik Pemkab Bireuen. Sidak tersebut dilakukan anggota dewan sebagai bentuk dari fungsi pengawasan.
Kemudian sidak tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan pejabat dan masyarakat Bireuen, serta dinarasikan sidak tersebut sebagai tindakan politik tidak sehat oleh sebagian anggota DPRK Bireuen terhadap kepala daerah yang sedang berkuasa. [mur]