DIALEKSIS.COM | Bireuen - Bupati Bireuen Mukhlis menerima penyaluran dana bantuan kemanusiaan untuk meugang dari Presiden Republik Indonesia senilai Rp2.250.000.000. Dana tersebut untuk pengadaan 45 ekor lembu guna meringankan beban masyarakat terdampak musibah banjir di wilayah Kabupaten Bireuen menjelang bulan ramadan.
Namun berdasarkan pemetaan di lapangan, alokasi awal sebanyak 45 ekor lembu dinilai belum cukup untuk menyentuh seluruh desa terdampak banjir yang membutuhkan. Guna memastikan pemerataan, Bupati memutuskan untuk memaksimalkan penggunaan dana bantuan tersebut dengan membeli 90 ekor lembu, atau dua kali lipat dari rencana awal.
Bupati Bireuen Mukhlis, ST, Senin (16/2/2026) mengatakan dengan bertambahnya jumlah lembu menjadi 90 ekor, diharapkan jangkauan bantuan menjadi lebih merata dan mampu memulihkan dan membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir untuk kebutuhan daging meugang jelang ramadan.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian besar Bapak Presiden, tugas kami sekarang adalah memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat dengan jumlah yang maksimal. Dengan dana yang sama, kami upayakan mendapatkan 90 ekor lembu agar lebih banyak saudara kita yang terbantu," ujar Mukhlis.
Katanya, langkah tersebut diambil sebagai bentuk transparansi pemerintah daerah dalam mengelola dana publik, sekaligus memastikan bahwa tidak ada warga terdampak yang merasa ditinggalkan dalam proses pemulihan pascabencana. "Terlebih di hari meugang yang merupakan tradisi dan sakral di Aceh," katanya.
Lembu bantuan meugang presiden tersebut dikarantina di Pasar Hewan, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa dan mulai didistribusikan mulai, Selasa (17/2/2026) melalui masing-masing keuchik yang menerima disaksikan camat serta akan didistribusikan oleh keuchik kepada warga desanya masing masing. [mrd]