DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebuah unggahan di salah satu akun Instagram Kota Banda Aceh pada 27 Maret 2026 memantik perhatian warganet. Dalam unggahan tersebut tertulis sindiran, “Dispar dan Dishub Aceh TIDAK SIAP! masalah tiap tahun sama saja, seperti tidak diurus sama sekali.”
Unggahan itu memunculkan beragam respons, terutama karena berbanding terbalik dengan informasi yang ditampilkan akun Instagram spripimpoldaaceh, yang justru memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Perhubungan Aceh dalam melayani para pemudik maupun wisatawan yang hendak menuju Sabang.
Dari foto-foto yang beredar dan diterima Dialeksis, tampak aktivitas para staf dan petugas Dinas Perhubungan Aceh yang bekerja penuh di Pelabuhan Ulee Lheue. Mereka terlihat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing untuk memastikan arus penumpang dan pelayanan transportasi laut tetap berjalan tertib.
Untuk memastikan kondisi di lapangan, Dialeksis juga berbincang dengan Imam, salah seorang wisatawan asal Medan yang hendak berlibur ke Sabang. Ia mengaku pelayanan di pelabuhan sejauh ini masih berjalan baik dan tertata.
“Kalau saya lihat masih tertib, dan pelayanannya juga tetap terjaga. Petugas di sini sigap membantu penumpang, jadi perjalanan kami terasa lebih nyaman,” ujar Imam kepada Dialeksis.
Ia menambahkan, suasana di pelabuhan terpantau cukup kondusif meski sedang ramai oleh penumpang yang hendak menyeberang. Menurutnya, kehadiran petugas sangat membantu kelancaran proses keberangkatan.
“Memang ramai, tapi masih aman dan teratur. Ada petugas yang mengarahkan, jadi kami tidak bingung. Bagi kami yang baru datang dari luar daerah, ini sangat membantu,” tambahnya.
Meski kritik di media sosial terus bermunculan, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pelayanan di Pelabuhan Ulee Lheue tetap dijalankan secara aktif oleh petugas terkait. Situasi ini sekaligus memperlihatkan adanya dua wajah informasi yang beredar di ruang publik: satu sisi berupa kritik warga, dan sisi lain berupa kerja nyata petugas di lapangan. [arn]