Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Idul Fitri 1447 H, Rektor UIN Ar-Raniry Ajak Bangun Aceh dengan Spirit Kebersamaan

Idul Fitri 1447 H, Rektor UIN Ar-Raniry Ajak Bangun Aceh dengan Spirit Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag. Foto: Bedu Saini


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag, menyampaikan pesan penuh hikmah dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, dengan mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari kemenangan sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang refleksi atas perjalanan spiritual selama Ramadan. Kemenangan sejati, kata dia, terletak pada kemampuan manusia dalam mengendalikan diri, memperbaiki akhlak, serta menjaga konsistensi nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadan telah melatih kita untuk jujur, sabar, dan peduli. Maka Idul Fitri adalah ujian berikutnya apakah nilai-nilai itu mampu kita jaga setelah Ramadan berlalu. Di sinilah letak makna kembali suci yang sesungguhnya,” ujarnya kepada Dialeksis saat dihubungi Sabtu (21/03/2026).

Ia menekankan bahwa semangat Idul Fitri harus tercermin dalam sikap saling memaafkan tanpa sekat, menghapus prasangka, serta membangun kembali hubungan sosial yang mungkin sempat renggang. Dalam konteks Aceh, hal ini menjadi penting untuk menjaga harmoni dan memperkuat fondasi masyarakat yang religius dan beradab.

“Jangan biarkan Idul Fitri berhenti pada ucapan, tetapi wujudkan dalam tindakan nyata”mempererat silaturahmi, membantu sesama, dan menghadirkan kedamaian di lingkungan kita,” tambahnya.

Mujiburrahman juga mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, terutama terhadap kelompok yang membutuhkan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan nilai empati dan solidaritas yang telah tumbuh selama Ramadan.

“Kesalehan tidak hanya bersifat individual, tetapi juga sosial. Idul Fitri mengajarkan kita untuk hadir bagi orang lain, berbagi kebahagiaan, dan menguatkan satu sama lain,” katanya.

Secara khusus, ia menyampaikan pesan kepada seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry agar menjadikan Idul Fitri sebagai energi baru dalam membangun kampus yang unggul dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat keilmuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

“Kampus adalah tempat lahirnya gagasan dan peradaban. Maka setelah Ramadan, mari kita perkuat komitmen untuk bekerja dengan jujur, belajar dengan sungguh-sungguh, dan mengabdi dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa UIN Ar-Raniry memiliki peran strategis dalam membangun peradaban Aceh melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Menutup pesannya, Mujiburrahman berharap Idul Fitri membawa keberkahan, kedamaian, dan harapan baru bagi seluruh masyarakat Aceh.

“Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitrah, dengan hati yang bersih dan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta mampu memberi manfaat bagi sesama,” tutupnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI